Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
22 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
19 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Usai Harga Naik Pertalite Dianggap Lebih Boros, DPR Minta Ini ke Pertamina

Usai Harga Naik Pertalite Dianggap Lebih Boros, DPR Minta Ini ke Pertamina
Ilustrasi SPBU. (Foto: Kompas)
Rabu, 28 September 2022 12:37 WIB

JAKARTA - Menyusul banyaknya kabar BBM Pertalite yang lebih cepat habis setelah harganya dinaikkan, anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto minta Pemerintah segera ambil tindakan.

Menurutnya, Pemerintah dan BPH Migas harus segera memeriksa kualitas BBM yang dikeluhkan tersebut agar menjadi jelas. Pemerintah harus dapat menjelaskan secara objektif kualitas BBM Pertalite saat ini. Bila perlu menggandeng penilai (assesor) pihak ketiga untuk menjaga objektifitas pemeriksaan kualitas BBM tersebut.

"Pemeriksaan dan klarifikasi Ini penting dilakukan Pemerintah agar persoalan ini menjadi jelas bagi masyarakat. Tugas Kementeriaan ESDM dan khususnya BPH Migas, kan mengawasi penyediaan dan distribusi migas. Tugas ini harus dijalankan dengan baik untuk melindungi masyarakat dan membuat tentram mereka," kata Mulyanto, Rabu (28/9/2022).

Mulyanto mengaku banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait masalah ini. Dalam beberapa kali kunjungan ke daerah pemilihan di wilayah Tangerang Raya, Mulyanto menerima keluhan warga terkait BBM Pertalite yang terasa lebih cepat habis.

Umumnya masyarakat yang mengeluh berprofesi sebagai tukang ojek online. Mereka merasa sejak harga BBM Pertalite dinaikkan, kualitasnya menurun karena lekas habis.

Padahal sebelumnya, dengan jumlah liter yang sama para pekerja di sektor informal tersebut merasa dapat menempuh perjalanan lebih banyak.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww