Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
11 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
6 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
6 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
5 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
5 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Olympic

FIFA dan PSSI 'Digeruduk' Netizen soal Tragedi Kanjuruhan

FIFA dan PSSI Digeruduk Netizen soal Tragedi Kanjuruhan
Foto: AFP via Getty Images/STR.
Minggu, 02 Oktober 2022 16:47 WIB

JAKARTA - Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 130 orang (masih terus dikonfirmasi) memancing emosi masyarakat. Duka, geram, sesal bercampur aduk menjadi satu. Melalui media sosial, mereka pun ramai-ramai "menggeruduk" FIFA dan PSSI.

Sebelumnya diberitakan, suporter turun ke lapangan setelah laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10), berakhir. Tindakan suporter Arema itu tak lepas dari kekalahan Singo Edan 2-3 dari Persebaya Surabaya.

Pihak keamanan kemudian mencoba mengamankan para pemain terlebih dahulu sebelum mengurai massa. Kemudian, tembakan gas air mata dilepaskan guna mengurai massa yang turun ke lapangan. Suporter mengalami sesak napas dan tak sedikit dari mereka jatuh pingsan.

Untuk diketahui, dalam aturan FIFA terkait pengamanan dan keamanan stadion (FIFA Stadium Saferty dan Security Regulations), penggunaan gas air mata nyatanya tidak diperbolehkan.

Bermacam reaksi netizen pun masih ramai mewarnai lini masa. Di media sosial Twitter, FIFA, PSSI, Kanjuruhan, #ripsepakbolaindonesia dan POLISI mendominasi lima besar trending topic Twitter Indonesia.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengungkap penyebab para korban meninggal dunia. Menurutnya, tragedi Kanjuruhan itu terjadi karena penumpukan massa. "Terjadi penumpukan di dalam proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas kekurangan oksigen," kata Nico saat memberikan keterangan di Mapolres Malang, seperti dilansir dari detikJatim, Minggu (2/10/2022).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Basket, Non Olympic, Sepakbola, Jawa Timur
wwwwww