Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
15 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
10 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Menko Mahfud MD Didesak Hentikan Investigasi 'Ngaco' PSSI

Menko Mahfud MD Didesak Hentikan Investigasi Ngaco PSSI
Kondisi pasca kerusuhan di Stadion kanjuruhan, Malang. (Foto: Antara)
Rabu, 05 Oktober 2022 17:18 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD diminta untuk menghentikan investigasi yang dilakukan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) karena dianggap akan membuat Aremania mengamuk.

Permintaan khusus itu disampaikan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M. Massardi menanggapi pemberitaan soal hasil investigasi PSSI yang mengaku menemukan 42 botol miras di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang.

"Stop investigasi PSSI. Mual baca hasil investigasi PSSI yang ngaco begini," ujar Adhie, Rabu (5/10/2022).

Menurut Jurubicara Presiden keempat RI Gus Dur ini, hasil investigasi PSSI bisa bikin Aremania yang merupakan suporter Arema FC mengamuk. Sebab, seolah para pendukung Arema dinilai sebagai biang kerok kerusuhan yang menewaskan 125 orang di Kanjuruhan. "Apa betul nemu botol miras?" cecarnya yang tidak yakin.

Seharusnya, kata Adhie, PSSI melaporkan berapa banyak selongsong gas air mata yang menjadi penyebab 125 orang meninggal dunia berdasarkan versi kepolisian. "Pak Mahfud MD harus hentikan ini PSSI," tegasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww