Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Belum Pasti Dukung Prabowo, PA 212 Masih Tunggu Ijtima Ulama dan Komando HRS

Belum Pasti Dukung Prabowo, PA 212 Masih Tunggu Ijtima Ulama dan Komando HRS
Prabowo Subianto saat kampanye Pilpres 2019 lalu. (Foto: PA 212)
Rabu, 12 Oktober 2022 13:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Persaudaraan Alumni (PA) 212 hingga saat ini belum membicarakan dan memutuskan mendukung siapa pun untuk menjadi calon presiden (capres). Bahkan, PA 212 menegaskan belum ada kepastian akan mendukung Prabowo Subianto jika kembali maju di Pilpres 2024 mendatang.

Sekretaris Majelis Syuro PA 212, Ustaz Slamet Ma'arif mengatakan, urusan capres mencapres sampai saat ini pihaknya belum membicarakan dan memutuskan akan mendukung siapa pun. "Tunggu ijtima ulama dan komando HRS (Habib Rizieq Shihab) kita," ujar Ustaz Slamet, Rabu pagi (12/10/2022).

Namun demikian saat ditanya soal kemungkinan akan kembali mendukung Prabowo atau kepastian tidak akan lagi mendukung Prabowo karena telah mengkhianati pada Pilpres 2019 lalu, Slamet menegaskan masih belum ada kepastian soal tersebut. "Belum ada kepastian (dukung atau tidak dukung Prabowo)" pungkas Slamet.

Sebelumnya, Slamet Maarif menegaskan sampai saat ini PA 212 belum memutuskan sikap untuk mendukung partai atau calon presiden di Pilpres 2024 mendatang. Hal demikian Ia sampaikan merespons pernyataan Ketum Organisasi sayap (onderbouw) Partai Gerindra, Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) Irfan Yusuf yang mendekati sejumlah tokoh PA 212 untuk mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

"Mungkin PA abal-abal atau yang ngaku-ngaku PA 212. Karena sampai saat ini kita (PA 212, FPI, dan GNPF Ulama) belum memutuskan mendukung dan merapat ke partai dan capres mana pun," kata Slamet, Senin (12/9/2022).

Slamet lantas meminta Irfan untuk menyebut nama-nama dari elemen PA 212 yang sudah diajak bicara untuk mendukung Prabowo. Pasalnya, PA 212 belum mengambil sikap politik terkait Pilpres 2024. Ia meminta Irfan untuk menyebut nama-nama pengurus PA 212 yang telah mendukung Prabowo itu dalam tempo dua hari ke depan.

Ia juga meminta umat mewaspadai upaya pembohongan publik yang sedang dilakukan organisasi di bawah Gerindra itu. "Jika Gus Irfan dalam dua hari ini enggak sebut nama, berarti dia telah melakukan kebohongan publik untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya," kata Slamet.

Sebelumnya, Irfan Yusuf mengaku mendekati sejumlah tokoh PA 212 untuk mendukung Prabowo lagi di Pilpres 2024. Bahkan, Irfan mengklaim 10 orang anggota PA 212 tetap mendukung perjuangan Prabowo. Ia berharap dukungan tetap berlanjut hingga 2024.

"Kami ada beberapa teman teman tokoh PA 212 yang kita juga sowan. Silaturahim. Enggak etis kalau sebut namanya, tapi ada lebih dari 10 orang dan Insyaallah mereka akan tetap pada perjuangan Pak Prabowo. Dan mudah-mudahan nanti pada 2024 juga tetap," kata Irfan di Kantor DPP Gerindra, Sabtu (10/9).

Sebagai informasi, PA 212 merupakan salah satu elemen masyarakat pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ketika pasangan itu maju Pilpres 2019 lalu. Namun, saat ini PA 212 belum memutuskan secara kelembagaan mendukung sosok capres untuk gelaran Pilpres 2024.***

wwwwww