Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Netizen Soroti Indosiar dan PT LIB Saling Lempar Jadwal Tayang Malam

Netizen Soroti Indosiar dan PT LIB Saling Lempar Jadwal Tayang Malam
Tragedi Kanjurhan. (Foto: Kompas)
Rabu, 12 Oktober 2022 14:33 WIB
JAKARTA - Netizen Indonesia soroti Indosiar dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang saling lempar tanggung jawab soal jadwal tayang malam hari di Liga 1 2022/2023.

Jam tayang Arema FC vs Persebaya Surabaya menjadi polemik setelah pihak PT LIB dan Indosiar selaku broadcaster pertandingan memiliki pernyataan yang berseberangan.

Jam tayang Arema FC vs Persebaya menjadi salah satu sorotan usai Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 orang. Laga Arema vs Persebaya termasuk kategori high risk dan seharusnya tidak digelar malam.

Pihak kepolisian sempat memberi rekomendasi agar pertandingan di Stadion Kanjuruhan itu digelar pada sore hari, namun PT. LIB tetap menggelar laga pukul 20.00 WIB.

Direktur PT LIB Akhmad Hadian Lukita yang sudah menjadi tersangka dalam pernyataannya saat diperiksa Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan, Selasa (11/10), mengatakan permintaan laga Arema FC vs Persebaya tetap digelar malam datang dari pihak broadcaster, dalam hal ini Indosiar.

Pernyataan Hadian Lukita berseberangan dengan pengakuan pihak Indosiar. Direktur Programing Indosiar Harsiwi Achmad mengklaim penyusunan jadwal pertandingan Liga 1 sudah disusun oleh PT LIB, termasuk Arema FC vs Persebaya.

Saling lempar tanggung jawab antara Indosiar dan PT LIB jadi sorotan netizen. PSSI dan pihak kepolisian juga dinilai ikut bertanggung jawab.

"PSSI ga mau mundur. Polisi pake pendapat ahli bahwa gas air mata tidak menyebabkan kematian. PT LIB bilang pihak Indosiar yang ga mengizinkan ganti jam. Pihak Indosiar bilang ga ada penalti kalau ganti jam. Fix, ga ada yang mau bertanggungjawab atas 132 korban jiwa," ujar salah satu netizen.

"Sekarang saling menyalahkan, saling lempar tanggung jawab. Selama ini yang kalian pikir hanya keuntungan. Semoga pihak Indosiar juga ada yang kena tanggung jawab seperti Dirut PT LIB. Sejak dulu saya sudah gembar-gembor, apalagi saat main di Bali (WITA), tapi tak ada yang peduli," timpal warganet lainnya.

Netizen lain berharap rapat dengar pendapat TGIPF bisa disiarkan secara langsung agar publik bisa menyaksikan jawaban-jawaban dari pihak-pihak yang bertanggung jawab.

"Prof @mohmahfudmd, saya mengusulkan rapat dengar pendapat TGIPF bisa ditonton publik (live streaming). Mungkin bisa dimulai besok pas rencana TGIPF memanggil PSSI, PT LIB dan Broadcaster (Indosiar). Matur nuwun Prof," ujar warganet lain.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww