Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
11 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
6 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
6 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
5 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
5 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Banyak yang Kecewa, Pemilih Prabowo Sekarang Dukung Anies Baswedan

Banyak yang Kecewa, Pemilih Prabowo Sekarang Dukung Anies Baswedan
Prabowo saat kampanye Pilpres 2019. (Foto: Istimewa)
Kamis, 13 Oktober 2022 15:23 WIB

JAKARTA - Pengamat Politik Agung Nugroho menduga Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih berniat mencalonkan diri sebagai presiden.

"Potensi Prabowo Subianto mencalonkan diri sebagai Capres 2024 sangat besar," ujar Agung, Kamis (13/10/2022).

Menurutnya, menteri pertahanan tersebut masih memiliki keinginan maju lantaran dukungan Partai Gerindra cukup solid. "Jadi, Prabowo bisa saja maju jika Partai Gerindra bekoalisi dengan partai tengah dan bawah. Hal tersebut sangat memungkinkan,” kata Ketua Relawan Kesehatan Indonesia itu.

Meski demikian, Agung melihat jalan Prabowo mendapatkan kursi RI 1 akan dipenuhi batu dan jalan terjal. "Akan sangat berat buat Prabowo untuk memenangkan pilpres 2024. Sebab, sudah banyak yang kecewa dengan beliau," ucapnya.

Dirinya lantas menyoroti soal Pilpres 2019. Menurutnya, saat itu banyak pemilih Prabowo yang tak terima Partai Gerindra masuk ke koalisi pemerintahan. "Pada 2019 banyak yang kecewa dengan bergabung Prabowo di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menhan," kata dia.

Selain itu, dia juga melihat para pemilih Prabowo yang militan sudah pindah ke lain hati dan mendukung salah satu calon presiden potensial. "Massa pemilih yang kecewa itu sekarang lebih condong akan memilih capres dari partai NasDem, Anies Baswedan," ujar Agung.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww