Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
10 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Olympic

Zulkifli Hasan Sebut Airlangga Hartarto Sangat Layak Jadi Presiden

Zulkifli Hasan Sebut Airlangga Hartarto Sangat Layak Jadi Presiden
Ketua Umum Golkar, Airlangga dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 21 Oktober 2022 20:39 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebut Airlangga Hartarto sangat layak menjadi presiden.

Hal itu disampaikan langsung saat pemaparan visi dan misi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dalam acara "Konsolidasi Nasional dan Bimtek Fraksi Partai Golkar se-Indonesia," pada Kamis kemarin.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menyebut Airlangga layak jadi presiden karena berasal dari partai pemenang kedua. "Saya bilang gimana. Pak Airlangga Golkar partai pemenang nomor dua. Layak enggak jadi capres? Sangat layak. Pantas. Boleh tepuk tangan," ujar Zulhas di depan para kader Golkar, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Meski demikian, ia menjelaskan KIB saat ini masih belum menentukan capres dan cawapres yang akan diusung untuk Pilpres 2024. "Nanti, sejalan dengan waktu konsep kita mantapkan, ada keinginan, ada realita," imbuh dia.

Menteri Perdagangan (Mendag) itu menambahkan, soal capres dan cawapres adalah pembahasan terakhir. Sebab KIB menghargai Presiden Jokowi yang masih duduk di Istana Negara.

"Nanti ada keinginan kita, tapi itu kan chapter terakhir. Kita menghargai Pak Jokowi masih dua tahun. Oleh karena itu, diatur oleh aturan undang-undang, ada waktu-waktunya untuk tahapan dalam Pemilu maupun Pilpres," tandas dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww