Januari 2023 Deklarasi di Riau, Sobat Anies Nasional Sarankan Khofifah jadi Wapres ARB
![]() |
| Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sobat Anies Nasional Riau telah membentuk panitia deklarasi Sobat Anies Nasional Riau. (Foto: Istimewa) |
Penulis: Muhammad Rahman
PEKANBARU - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sobat Anies Nasional Riau telah membentuk panitia deklarasi Sobat Anies Nasional Riau. Bahkan, menurut rencana, Bakal Calon (Bacalon) Presiden Anies Rasyid Baswedan (ARB) juga akan hadir langsung dalam deklarasi sekaligus bazar UMKM di salah satu GOR di Pekanbaru, Riau.
Ketua Panitia deklarasi Muhammad Khambali mengatakan, deklarasi Sobat Anies Nasional Riau rencananya akan diadakan Januari 2023. Deklarasi ini melibatkan seluruh DPD yang ada di Riau. "Kita ingin hadirkan sebanyak mungkin yang selama ini sudah menyatakan diri bergabung dengan Sobat Anies di Riau,"ujar Hambali.
Dalam deklarasi Januari nanti panitia juga akan mendatangkan Anies Baswedan ke Riau dan mengundang seluruh simpul relawan Anies yang ada di Provinsi Riau. "Kita upayakan pak Anies Baswedan langsung hadir di Riau, karena kerinduan masyarakat terhadap pak Anies di Riau cukup tinggi,"ujar Hambali.
Tidak hanya persiapan deklrasi, Sobat Anies Nasional juga menargetkan kemenangan suara untuk mantan Gubernur DKI Jakarta itu pada Pilpres 2024 mendatang. Sasaran utamanya adalah kaum milenial dan warga NU. Demikian disampaikan Sekretaris jenderal Relawan Sobat Anies Nasional Masril Ardi.
Ia juga mengharapkan, agar pasangan atau Cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan, berasal dari latar belakang tokoh Nahdlatul ulama (NU). "Jika pasanganya dari tokoh NU, saya meyakini, akan menambah atau mendongkrak suara Anies Baswedan nanti," ujar Masril.
menurut Masril pemilihan wakil sangat menentukan untuk kekuatan di Pemilihan Presiden mendatang. "Kalau kami relawan menyarankan, bagaimana agar wakilnya itu dari Nahdlatul ulama,"ujar Masril.
Sejumlah tokoh Nahdlatul ulama di tanah air yang kayak mendampingi Anies Baswedan menurut Masril adalah Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. "Beliau itu tokoh NU di Jawa Timur dan punya basis yang jelas, jadi kami sarankan wakilnya Khofifah," ujar Masril.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan Panglima TNI Andika Perkasa dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa masuk dalam daftar Cawapres NasDem. Kendati demikian, Hermawi mengatakan keputusan akhir ihwal Cawapres diserahkan sepenuhnya pada Anies.
"Andika dan Khofifah nama-nama yang ada dalam list kita. Tapi kita serahkan kepada Anies untuk memilihnya," kata Hermawi, Jumat, 14 Oktober 2022.
Cawapres, kata dia, mesti kompatibel, bisa menambah elektabilitas, serta dapat bekerja sama dengan Anies. "Pendamping Anies adalah yang bisa kompatibel, menambah tinggi elektabilitas, dan bisa kerja sama dengan Anies," katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, menyebut partainya bersama calon mitra koalisi bakal membicarakan kriteria pendamping Anies Baswedan yang telah dideklarasikan sebagai capres 2024. Partai NasDem disebut-sebut bakal menjalin koalisi dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Kriteria cawapres bakal dibahas dengan calon mitra koalisi. Ali menjelaskan, hingga saat ini ketiga partai belum menyepakati terbentuknya koalisi. Ke depannya, kata dia, Partai NasDem bersama Demokrat dan PKS akan terlebih dulu membahas kriteria sosok cawapres sebelum mendeklarasikan koalisi.
"Sampai hari ini koalisi belum terbentuk. Syarat itu kita bicarakan ke depan buat kita. NasDem ingin koalisi yang setara, yang sama dengan Partai NasDem. Karena itu penting dibicarakan lebih awal (kriteria Cawapres)," kata Ali kepada Tempo, Sabtu, 8 Oktober 2022.
Ali menyebut kriteria cawapres yang dimaksud mesti memberi peluang besar kepada Anies Baswedan untuk menjadi pemimpin. Dia turut mengatakan partainya bersama calon mitra koalisi mesti meyakini jika Anies akan mencari orang yang tepat dan dapat diterima semua pihak.
Selanjutnya, kata Ali, kriteria cawapres ini bakal disampaikan kepada Anies. Ali menegaskan sedari awal Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, memberikan otoritas bagi Anies untuk memilih sendiri pendampingnya di Pilpres 2024.
"Saya pikir lebih fair kalau koalisi atur kriteria, itu yang nanti dipegang Anies. Kalau kemudian kita bicara bahwa cawapres kita serahkan pada Anies dan kriteria bersama-sama disepakati oleh partai koalisi," ujarnya.
Sementara itu, Surya Paloh mengatakan bakal sepenuhnya menyerahkan keputusan cawapres kepada Anies. Ia meminta kepada calon mitra koalisi untuk legawa dan memberikan Anies kesempatan dalam memilih wakilnya. "Soal cawapres kalau NasDem sudah kasih otoritas sama Bung Anies. Bagaimana kita tiba-tiba pilih Cawapres yang gak cocok sama dia? Itu namanya cari penyakit," ujarnya.***
| Editor | : | Muslikhin Effendy |
| Kategori | : | Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta |













