Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
9 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
13 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Olympic

Bantah Gelar Bapak Politik Identitas, Go-Anies: Faktanya 30 Gereja Dibangun Anies di Jakarta

Bantah Gelar Bapak Politik Identitas, Go-Anies: Faktanya 30 Gereja Dibangun Anies di Jakarta
Relawan Go-Anies. (Foto: Istimewa)
Selasa, 25 Oktober 2022 13:10 WIB

JAKARTA - Ketua Koordinator Nasional (Kornas) Go-Anies Sirajuddin Abdul Wahab mengungkapkan bahwa selama memimpin Jakarta, Anies telah memperlakukan sama semua kelompok umat beragama. Bahkan, era Anies memimpin, sebanyak 30 gereja berdiri kokoh. Sementara masjid hanya 9 unit.

"Semua agama di Jakarta dilayani oleh Mas Anies. Dan saya baru tau datanya ternyata kerja senyap Mas Anies selama ini ternyata gereja yang dibangun selama Mas Anies memimpin Jakarta itu ada 30 gereja yang dibangun, sementara masjid hanya sembilan. Terus dimana (predikat sebagai bapak politik identitas)? Faktanya sebaliknya," kata Sirajuddin usai acara relawan Go-Anies di hotel bidakara kemarin, Minggu (23/10/2022).

Pernyataan itu dia sampaikan untuk menjawab isu yang menyematkan Anies Baswedan sebagai bapak politik identitas. Dia mengatakan, upaya mendeskreditkan Anies Baswedan itu terbukti salah. Sebab, Anies memperlakukan semua kelompok umat beragama di Jakarta dengan cara yang sama.

"Orang menempatkan Mas Anies sebagai bapak politik identitas. Tapi nyatanya yang dilakukan selama lima tahun ini luar biasa. Semua agama dilayani oleh Mas Anies," ungkapnya.

Dia mengatakan, pihak-pihak yang menuduh Anies itu justru tak mampu membuktikan pernyataannya. Mereka hanya membuat propaganda untuk kepentingan politiknya dan merawat perpecahan di masyarakat. "Jadi yang mengatakan (Anies bapak politik identitas) itulah yang harus membuktikan. Jadi artinya Go-Anies akan mensosialisasikan apa yang dikerjakan Mas Anies secara narasi, gagasan dan karya nyata selama lima tahun mimpin DKI," ungkapnya.

Dia menambahkan, sebagai warga Jakarta, dia melihat dan merasakan langsung hasil kerja keras Anies Baswedan selama lima tahun. Anies telah berkontribusi besar terhadap kemajuan Jakarta hingga Jakarta menjadi kota global.

"Saya warga Jakarta dan ber KTP Jakarta dan tinggal di Jakarta Timur. Jadi tidak perlu capek kita kampanyekan Mas Anies di Indonesia. Karena bicara rekam jejak yang pernah dilakukan oleh Mas Anies, ini luar biasa," ungkapnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww