Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
7 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
6 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
10 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
6 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
7 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Olympic

Gerakan Relawan, Bisa Jadi Agenda Terselubung Jokowi dan Ganjar

Gerakan Relawan, Bisa Jadi Agenda Terselubung Jokowi dan Ganjar
Ganjar Pranowo saat mendampingi Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)
Kamis, 27 Oktober 2022 11:35 WIB

JAKARTA - Seperti ada agenda yang disembunyikan di balik gerakan relawan Ganjar Pranowo yang mengusulkan Presiden Joko Widodo menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, suara yang sering dimunculkan oleh relawan Ganjar, salah satunya mendoakan agar Jokowi jadi Ketum PDIP menggantikan Megawati Soekarnoputri bisa dianggap sebagai agenda oligarki yang mengendalikan Jokowi dan Ganjar selama ini.

"Suara relawan itu adalah misi oligarki terselubung yang sudah dimunculkan secara terang-terangan. Bisa jadi itu agenda Jokowi dan Ganjar yang terselubung selama ini," ujar Muslim, Kamis (27/10/2022).

"Sehingga Ganjar berani mau lakukan pencapresan meski belum direstui oleh Mega dan PDIP dan Ganjar lalu ditegur DPP," imbuhnya.

Muslim meminta, agar Megawati menyadari gerakan-gerakan terselubung tersebut. Karena jika dibiarkan, akan berbahaya bagi PDIP, Megawati, dan trah Soekarno.

"Itu namanya menggunting dalam lipatan. Ganjar semestinya buang jauh-jauh relawan yang merusak, mengadu dengan PDIP dan relawan itu merusak PDIP bukan?" pungkas Muslim.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww