Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
11 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Olympic

Mabes Polri Tambah Satu Kuota, Sulastri Irwan Anak Petani Akhirnya Dinyatakan Lulus Calon Polwan

Mabes Polri Tambah Satu Kuota, Sulastri Irwan Anak Petani Akhirnya Dinyatakan Lulus Calon Polwan
Sulastri Irwan Anak Petani Akhirnya Dinyatakan Lulus Calon Polwan. (Foto: Istimewa)
Senin, 14 November 2022 21:31 WIB

JAKARTA - Kisruh calon polwan di Ternate berakhir. Mabes Polri mengambil kebijakan dengan menambah kuota satu orang. Sulastri Irwan dan Rahima Melani diakomodasi bersama.

Keduanya diluluskan menjadi calon polisi wanita (polwan). Mereka akan segera mengikuti pendidikan sekolah calon bintara (Secaba). "Setelah kami koordinasi dengan Mabes (Polri), maka Mabes menambahkan satu kuota kepada kita sehingga Sulastri Irwan dinyatakan lulus," kata Kapolda Maluku Utara, Irjen Midi Siswoko, Senin 14 November 2022.

Tak hanya meluluskan Sulastri Irwan, Midi juga mengambil tanggung jawab atas kekisruhan tersebut. "Setelah kami cek, ini bukan kesalahan anggota tetapi ini kesalahan pimpinan, terutama Kapolda. Maka itu saya minta agar masalah ini ke depan tidak lagi terjadi," ujar Midi.

Dia memegang ungkapan bahwa ikan busuk dari kepalanya, bukan dari ekornya. Itu sebabnya, dia merasa bertanggung jawab atas kejadian yang sempat menyita perhatian publik tersebut.

Midi sekaligus meminta maaf kepada keluarga Sulastri Irwan atas kejadian tersebut. Sulastri, seorang anak petani di Kabupaten Kepulauan Sula itu sebelumnya digugurkan dengan alasan usianya melewati batas. Padahal, telah dinyatakan lulus pantukhir Juli lalu.

"Untuk itu sekali lagi dengan tulus dan ikhlas saya menyampaikan permintaan maaf,” katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, DKI Jakarta, Maluku, Maluku Utara
wwwwww