Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
11 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
8 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
9 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Olympic

Jangan Asal Bicara Soal Cawapres Anies, Nasdem Harus Jaga Perasaan Demokrat dan PKS

Jangan Asal Bicara Soal Cawapres Anies, Nasdem Harus Jaga Perasaan Demokrat dan PKS
Jum'at, 18 November 2022 14:50 WIB

JAKARTA - Partai Nasdem harus berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan tentang siapa calon pendamping untuk Anies Baswedan. Nasdem harus ingat bahwa pengusungan Anies Baswedan tidak bisa dilakukan sendirian.

Pendiri Jaringan Nusantara Aam Sapulete mengingatkan agar Nasdem menjaga perasaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat yang menjadi penentu Anies Rasyid Baswedan bisa maju sebagai capres pada Pilpres 2024.

"Tidak melarang untuk bicara atau mengeluarkan pendapat, tapi Nasdem hendaknya bisa menjaga perasaan kader-kader Demokrat dan PKS ketika memberikan pernyataan di media, bersafari sosial atau bersafari politik ketika menemui rakyat atau elite politik," katanya kepada redaksi, Jumat (18/11/2022).

Aam mengingatkan bahwa pencalonan Anies Baswedan masih dalam proses pembahasan di antara Nasdem, Demokrat, dan PKS. Prosesnya masih panjang dan penuh godaan serta gangguan. "Hendaknya Nasdem bisa menjaga perasaan kader-kader Demokrat dan PKS agar Anies Rasyid Baswedan sukses menjadi Capres 2024,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Aam meminta ketiga partai itu untuk tidak menjalankan politik transaksional dalam menentukan siapa pendamping Anies Baswedan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww