Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
14 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
11 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Survei SMRC: Suara Golkar Naik Signifikan Bila Usung Ganjar di Pemilu 2024

Survei SMRC: Suara Golkar Naik Signifikan Bila Usung Ganjar di Pemilu 2024
Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 18 November 2022 16:06 WIB

JAKARTA - Suara Partai Golkar bisa meningkat bila mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. Hal itu merupakan temuan lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dalam survei eksperimental dampak tokoh capres terhadap suara Golkar. Elektabilitas Golkar terlihat naik sekitar 6 persen dengan skenario mengusung Ganjar di Pilpres 2024.

"Kalau Ganjar yang dicalonkan oleh Golkar, ada kenaikan cukup signifikan. Tadi dari 11 persen menjadi 17 persen. Itu berarti kurang lebih 6 persen kan," ujar Pendiri SMRC Saiful Mujani saat paparan survei, dilihat dari tayangan YouTube SMRC TV, Jumat (17/11).

Survei menggunakan metode eksperimental untuk menguji elektabilitas partai dengan membagi responden menjadi empat kelompok, kontrol, treatment 1, treatment 2, dan treatment 3. Setiap responden mendapatkan satu pertanyaan sesuai kelompok.

Partai Golkar mendapatkan suara 11 persen berada di urutan ketiga setelah PDIP dan Gerindra dalam variabel kontrol. Survei eksperimental tersebut menggunakan sampel 267 dengan margin of error sekitar 6,1 persen. "Jadi Ganjar bisa menaikkan suara Golkar kalau Ganjar dicalonkan oleh Golkar," kata Saiful.

Suara Ganjar sebagai calon presiden sangat besar. Maka itu, politikus PDIP itu memiliki pengaruh besar terhadap suara partai politik. "Ini sangat berarti, bahkan posisinya sekarang kalau Ganjar menjadi calon oleh Golkar, peta kekuatan partai politik berubah cukup besar," kata Saiful.

Survei juga membandingkan Ganjar dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Menteri BUMN Erick Thohir. Airlangga dan Erick tidak berpengaruh besar terhadap suara Golkar bila dicalonkan sebagai calon presiden.

"Airlangga ini tidak punya pengaruh sebetulnya, baik positif maupun negatif. Jadi kalau Golkar mencalonkan Airlangga, kemungkinan untuk menaikkan Golkar itu tidak terjadi, itu tidak mudah," jelas Saiful.

"Erick Thohir, tidak bergeming sama sekali. Airlangga masih mendingan, tadi dari 11 menjadi 13, ini 11 ya 11," sambungnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww