Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
8 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
10 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
11 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
9 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Nasional

Ada Lahan Food Estate Kekurangan Orang untuk Tani-Kebun

Ada Lahan Food Estate Kekurangan Orang untuk Tani-Kebun
Ilustrasi lahan food estate. (foto: ist./mongabay)
Rabu, 30 November 2022 21:18 WIB
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam suatu pemberitaan yang dibaca pada Rabu (30/11/2022) mengungkapkan, ada lahan food estate yang sudah siap ditanami tapi kurang orang untuk menanam.

"Pak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo) membuktikan lahannya sudah bisa ditanami, hanya karena memang mungkin orangnya gak ada, jadi agak lambat. Jadi kita setop di 43.500 hektare," jelasnya sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari cnnindonesia.

Pernyataan Basuki merujuk pada food estate di Kalimantan Tengah yang difokuskan untuk komoditas padi dan tanaman pangan termasuk singkong.

Dalam membangun food estate tersebut, Kementerian PUPR melakukan rehabilitasi dan peningkatan jaringan daerah irigasi rawa (DIR) sepanjang 2.195 km, pembangunan 166 unit pintu air dan pembuatan jembatan serta 60 box culvert. Ada juga peningkatan jalan sepanjang 77,30 km dan jembatan 230 meter.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah
wwwwww