Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
11 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
13 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
13 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Olympic

Jika Dapat Dukungan Pemilik Suara, Erick Thohir Siap Maju Jadi Ketua Umum PSSI

Jika Dapat Dukungan Pemilik Suara, Erick Thohir Siap Maju Jadi Ketua Umum PSSI
Menteri BUMN, Erick Thohir bersama Presiden FIFA. (Foto: Istimewa)
Minggu, 04 Desember 2022 22:07 WIB

JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir digadang-gadang menjadi calon ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Menanggapi hal tersebut, Erick mengaku tidak menolak, tetapi dengan syarat.

Menteri yang sempat diutus Presiden Joko Widodo untuk menemui Presiden FIFA, Gianni Infantino pasca-Tragedi Kanjuruhan, Malang ini menyatakan bahwa dirinya hanya akan maju jika memperoleh banyak dukungan dari pemilik suara atau voters.

"Kalau ada dukungan voters kami akan perhitungkan. Jangan juga saya melakukan sesuatu tetapi tidak ada dukungan buat apa? Kalau kami mau tetap tidak didukung buat apa? Sama saja mimpi di siang bolong," kata Erick dikutip Antara.

"Kalau ada dukungan, kami akan memikirkan. Namun, harus dengan kebersamaan dan jangan saling menyalahkan. Suporter, klub, dan PSSI, itu harus menjadi kesatuan," Erick menambahkan.

Erick menyatakan PSSI butuh perubahan secara total. Semua ini dilakukan supaya persepakbolaan Tanah Air berkembang menjadi lebih baik lagi. "Ini transformasi total. Saya sudah bilang harus bongkar total. Bongkar total bukan berarti saya menyalahkan siapa pun. Semua ketum PSSI pasti ada bagusnya. Tinggal mau atau tidak menyatukan barisan untuk mimpi yang lebih besar. Mimpi itu adalah timnas lebih baik, liga lebih baik, tidak ada tawuran suporter, fasilitas olahraga yang lebih baik dan Piala Dunia 2040," ucapnya.

PSSI berencana menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada 16 Februari 2023. Agenda tersebut adalah untuk memilih pengurus baru federasi sepakbola Tanah Air. PSSI terpaksa menggelar KLB lebih cepat. Penyebabnya, karena ada desekan dari klub setelah terjadinya tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww