Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
16 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
9 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
8 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Beladiri

Polisi Ancam Tembak Pelaku Gangster di Surabaya

Polisi Ancam Tembak Pelaku Gangster di Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama tim gabungan pemkot, TNI/Polri, ormas dan warga berhasil mengamankan 12 remaja yang membawa sajam saat operasi gangster di Surabaya, Minggu (4/12/2022) dini hari. (Antara)
Senin, 05 Desember 2022 13:06 WIB

SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan menegaskan polisi tak akan segan menembak para anggota gangster yang masih berani meresahkan warga kota itu dan sekitarnya.

Bersama dengan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino, keduanya sepakat, polisi bakal melakukan tindakan tegas terukur bila menemui gangster berbuat onar, melukai warga dan petugas di lapangan.

"Kami beri tindakan tegas dan terukur, dilumpuhkan karena melakukan perlawanan kepada petugas. Kami bisa lihat ada anggota polisi yang kemarin terluka di Keputih. Jadi akan kami tindak tegas," kata Yusep, Senin (5/12).

Yusep menyebut sebelum itu, polisi tetap mengedepankan tindakan persuasif kepada para gangster. Namun jika tak bisa, maka terpaksa penembakan dilakukan. "Kami akan lakukan tindakan tegas terukur dengan bertanggung jawab," ucapnya.

Selain itu, Yusep menerangkan sejauh ini polisi telah berhasil meringkus beberapa anggota gangster. Dua di antaranya merupakan petinggi dari kelompok berbeda. Namun, kata Yusep, setelah keduanya ditangkap, alih-alih makin surut, aksi gangster justru makin marak. Puncaknya adalah penyerangan warung kopi di bilangan Keputih, Surabaya, beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, imbuhnya, Polri/TNI dan Pemkot Surabaya pun melakukan operasi berskala besar untuk menertibkan para gangster yang meresahkan warga Kota Pahlawan beberapa waktu terakhir.

Polisi, kata dia, juga akan menangkap mereka, dan menjeratnya dengan pasal kepemilikan senjata tajam, serta pidana lainnya. "Mereka telah melakukan aksi-aksi pemukulan, perampasan," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Beladiri, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww