Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022

Sempat Nervous, Rainer Sumbang Emas Pertama Indonesia

Sempat Nervous, Rainer Sumbang Emas Pertama Indonesia
Rainer Reinaldy Ferdiansya. (Foto: simoneddy72)
Selasa, 06 Desember 2022 17:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TANGERANG- Atlet Taolu Junior Indonesia, Rainer Reinaldy Ferdiansyah mengaku senang dan bangga saat sukses menyumbangkan medali emas pertama bagi Kontingen Wushu Junior Indonesia pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022 yang digelar di ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, Selasa (6/12/2022).

Ray, panggilan akrabnya, turun di kelompok Junior A putra menjadi yang terbaik saat menampilkan gerakan Taiji Jien/Pedang dengan mengantongi 9,40 poin. Namun, atlet Sasana Xiao Yao Surabaya Jawa Timur ini mengaku sempat nervous (gugup) saat pertama kali tampil di ajang event akbar yang diikuti 61 negara dan 2 region (Hongkong dan Macau).

"Tadinya, saya sempat nervous. Tetapi, saya bersyukur bisa mengatasinya dan menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Wushu Indonesia. Ini merupakan medali emas pertama saya di event internasional," kata Ray yang ditemui usai pertandingan.

Remaja putra kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur, 27 Mei 2005 ini masih akan tampil di Taijiquan (tangan kosong) yang dijadwalkan Jumat, 9 Desember 2022. "Kalau bisa saya ingin menambah perolehan medali emas lagi," katanya.

Atlet Sasana Xiao Yao ini sukses meraih medali emas dari hasil kerja keras dan fokus menjalankan menjalankan program latihan yang disiapkan pelatih asal China,  Zhang Yong Sheng didampingi David Hermawan dan Probo Muljono.

Pelajar SMK Kristen Petra Surabaya mengaku semula tertarik dengan olahraga wushu karena ingin punya ilmu beladiri. Namun, dia semakin mencintainya setelah mendalami wushu yang sangat sarat dengan seni.

Ray merupakan peraih medali emas nomor TajijiJian dan perak Taijiquan putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2022. Dia juga tercatat sebagai peraih medali emas di kedua nomor tersebut pada Sirkuit Wushu Final Stage 2021 dan peraih medali emas Taijijian dan perunggu Taijiquan pada Kejurnas Wushu 2019. ***

wwwwww