Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
8 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
10 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
11 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
10 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Fraksi PKS Desak Pemerintah Tingkatkan Subsidi dan Kuota BBM untuk Nelayan

Fraksi PKS Desak Pemerintah Tingkatkan Subsidi dan Kuota BBM untuk Nelayan
Ilustrasi BBM Nelayan. (Foto: republika)
Rabu, 21 Desember 2022 16:15 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, mendesak Pemerintah memperhatikan pasokan dan harga BBM bersubsidi untuk nelayan. Sebab sudah beberapa bulan belakangan ini pasokan BBM bagi nelayan terus berkurang. Kalaupun ada, harganya lebih mahal dari yang semestinya.

"Pemerintah agar sungguh-sungguh memperhatikan hajat hidup para nelayan kecil dengan memenuhi kebutuhan solar mereka dalam jumlah yang cukup dan dengan harga subsidi," kata Mulyanto usai mendengarkan aspirasi dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) secara daring, Rabu (21/12/2022).

Ia menambahkan sekarang ini banyak nelayan dan koperasinya mengeluhkan kelangkaan solar dan melejitnya harga solar di lapangan. Hal ini tentu akan membuat mereka semakin terpuruk di mana Pandemi Covid-19 juga belum usai benar.

Karena itu ia minta Pemerintah agar membangun SPBU khusus nelayan dalam jumlah yang cukup termasuk juga kuota solarnya. Jangan sampai nelayan terpaksa membeli solar kepada tengkulak dengan harga yang mencekik.

Mulyanto minta BPH Migas mengawasi betul kuota solar untuk nelayan ini. "Program kartu BBM untuk nelayan dari Kementerian ESDM atau program solar untuk koperasi nelayan dari Menteri BUMN jangan malah jadi menghambat dan mempersulit akses nelayan miskin untuk mendapatkan solar bersubsidi yang menjadi hak mereka," tegasnya.

Seperti diketahui sejak dua bulan lalu terjadi kelangkaan pasokan BBM bersubsidi untuk nelayan. Khususnya di wilayah Sapeken, Kab. Sumenep, persediaan BBM malah sempat kosong. Akibatnya nelayan tidak dapat melaut.

Nelayan mengeluhkan sulitnya mendapat solar. Kalau pun ada harganya jauh lebih mahal dari yang ditentukan pemerintah.***

wwwwww