Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
11 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
8 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Jokowi soal Timnas Indonesia vs Kamboja: Banyak Peluang Terbuang Sia-sia

Jokowi soal Timnas Indonesia vs Kamboja: Banyak Peluang Terbuang Sia-sia
Presiden Jokowi saat wawancara usai nonton laga Timnas Indonesia vs Kamboja di Stadion GBK. (Foto: tangkap layar video Youtube)
Sabtu, 24 Desember 2022 19:18 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyaksikan langsung pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (23/12/2022).

Di tengah kesibukannya sebagai orang nomor satu di Republik Indonesia, Jokowi menyempatkan diri untuk mendukung Fachrudin Aryanto dkk berlaga di ajang Piala AFF 2022. Meski tampil kurang maksimal, Timnas Indonesia bisa mengalahkan Kamboja dengan skor 2-1 lewat sumbangan gol dari Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.

Seusai pertandingan, Jokowi mensyukuri hasil yang didapatkan tim racikan Shin Tae-yong itu. Ia pun mendoakan agar Timnas Indonesia bisa kembali menang saat menghadapi Brunei di laga berikutnya.

"Ya alhamdulillah timnas kita menang 2-1, patut kita syukuri, tapi besok sudah akan berangkat ke Kuala Lumpur, ke Malaysia untuk tanding dengan Brunei. Kita doakan menang lagi," kata Jokowi dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Jokowi sendiri menilai, Timnas Indonesia bermain bagus di laga melawan Kamboja tadi. Tetapi sayangnya, banyak peluang yang terbuang percuma karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal. "Bagus sekali, sebenarnya peluangnya lebih dari 10 kali tadi. Sudah sendiriannya dua (kali), kemudian kena gawangnya berapa kali tadi? Tapi ya, bola itu bundar,” ujar Presiden RI.

Dengan Indonesia belum pernah menjadi juara di Piala AFF, Jokowi pun berharap tahun ini Merah Putih bisa mengangkat trofi. Karena menurutnya, menjadi juara AFF adalah harapan seluruh bangsa Indonesia. "Kita semua, rakyat, masyarakat, pecinta bola, pasti semuanya ingin menang," ucapnya.

Pengamanan di Stadion Utama Gelora Bung Karno

Dalam pertandingan melawan Kamboja di Piala AFF 2022, jumlah suporter yang hadir di SUGBK jumlahnya dibatasi. Dari kapasitas stadion yang mencapai 77.000 ribu, hanya diisi 30.000. Pada pertandingan kandang Timnas Indonesia selanjutnya melawan Thailand, jumlah suporter juga masih akan dibatasi di angka 45.000.

Dengan protokol baru yang diterapkan dalam pengamanan di stadion untuk pertandingan sepak bola, Jokowi yakin, ke depannya, penyelenggaraan sepak bola di Indonesia bisa jadi lebih baik. "Pengamanan saya lihat tadi, saya kan waktu datang tadi saya melihat kepolisian ada protokol baru," ungkap Jokowi.

"Jadi ini yang nanti saya dengar ini penontonnya dibatasi 30 ribu, kemudian nanti dinaikkan lagi pada suatu titik dengan manajemen yang baru, protokol yang baru, sistem yang baru, insyaallah kita lebih baik," tuturnya.

Saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Kamboja tadi, Jokowi tidak datang sendirian. Dia ditemani sejumlah pejabat lain, yaitu yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil KSAD Letjen TNI Agus Subiyanto, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, Sepakbola, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww