Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
12 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
14 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
7 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
7 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Cak Imin Digantung Gerindra, PKB Merapat ke Nasdem? Peringatan Buat PKS dan Demokrat Nih!

Cak Imin Digantung Gerindra, PKB Merapat ke Nasdem? Peringatan Buat PKS dan Demokrat Nih!
Selasa, 27 Desember 2022 18:47 WIB

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak menutup kemungkinan akan bergabung dengan NasDem, kalau Gerindra masih saja menggantung Cak Imin di Pilpres 2024 mendatang.

Sinyal tersebut ditangkap oleh pengamat politik Hendri Satrio. Gerindra dan PKB hingga kini belum mendeklarasikan pasangan jagoan mereka. Yang senter diberitakan adalah duet Prabowo Subianto dengan Cak Imin.

"PKB bakal join Nasdem? Mungkin ini karena Gerindra gantung Cak Imin jadi Cawapres," kata Hensat, panggilan akrab Hendra Satrio, pada unggahan akun Twitternya dikutip pada Selasa, (27/12/2022).

Jika PKB menjadi mitra koalisi NasDem, keduanya langsung cetak tiket guna mengusung jagoan mereka. "Nasdem plus PKB tu 117 kursi padahal minimal cuma 115 kursi buat dapet boarding pass," tuturnya.

Oleh sebab itu, Hendri mendorong agar PKS dan Partai Demokrat segera mendeklarasikan Anies Baswedan. "Wah Demokrat, PKS mesti deklarasi Anies juga nih, sebab Nasdem-PKB beres," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, rencana pembentukan Koalisi Perubahan antara Nasdem, PKS dan Demokrat masih dalam pembahasan. Ketiga partai itu masih belum final menentukan wakil pendamping Anies Baswedan.

Kemungkinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bergabung dengan Nasdem di Pilpres 2024 mendatang, artinya akan menambah satu mitra di Koalisi Perubuhan. "Koalisi Perubahan isinya 4 partai?," tanyanya penasaran.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww