Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
15 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
11 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
8 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
7 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Olympic

Prabowo Masih Galau, PKB Berpotensi Gabung Koalisi Perubahan

Prabowo Masih Galau, PKB Berpotensi Gabung Koalisi Perubahan
Prabowo dan Cak Imin saat mendaftarkan partainya ke KPU. (Foto: Istimewa)
Selasa, 27 Desember 2022 18:33 WIB

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berpotensi gabung dengan Koalisi Perubahan yang diisi Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS, pada Pemilu 2024. Penyebabnya tak lain karena kegalauan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang masih saja melirik tokoh lain.

Meskipun Koalisi Perubahan sudah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold (PT) 20 persen, namun PKB masih punya bargaining sebagai parpol Islam terbesar di Indonesia yang bisa menambah kekuatan koalisi.

Begitu kata founder Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio, Selasa (27/12/2022).

"Ini Prabowo tampaknya masih galau, mau Cak Imin atau tidak, jadi enggak diumum-umumin. Mungkin pinginnya dia (Prabowo), Ganjar kali. Jadi mestinya harus segera di-grab tuh (Cak Imin) sama Prabowo atau bisa saja PKB join Koalisi Perubahan," kata Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio.

Terlebih, lanjut Hensat, bakal calon Presiden (Bacapres) Partai Nasdem yang juga dikehendaki Koalisi Perubahan, Anies Rasyid Baswedan, dalam berbagai survei nasional trennya menunjukkan kenaikan simultan ketimbang tokoh lain.

"Berbagai hasil survei menunjukkan tren Anies walaupun trennya masih kadang-kadang 2, kadang-kadang 3, itu trennya meningkat. Sementara kan Prabowo konsisten turun. Ganjar ini sudah pada titik tick point mungkin akan melandai turun," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww