Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Menteri NasDem Didesak Mundur, Borok Jokowi Dikorek Habis: Dia Mangkrakkan SBY

Menteri NasDem Didesak Mundur, Borok Jokowi Dikorek Habis: Dia Mangkrakkan SBY
Jokowi dan SBY dalam suatu momen. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 06 Januari 2023 14:12 WIB

JAKARTA - Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie mengaku tidak habis pikir dengan desakan PDI Perjuangan agar menteri-menteri partainya mengundurkan diri dari kabinet Jokowi.

"Jadi kita ini kan satu koalisi, kok kemudian dia minta kita mundur? Itu secara perkawanan kok kurang oke. (Apalagi) yang jadi alasan itu kita mendukung Anies," ucap Gus Choi, dikutip dari program Dua Sisi di kanal YouTube tvOneNews, Jumat (6/1/2023).

Seperti di berbagai kesempatan lain, Gus Choi menegaskan bahwa dukungan terhadap Anies Baswedan adalah untuk tahun 2024 ke depan. "Dengan Pak Jokowi tahun 2019 sampai 2024. Komitmen kami ke sana. Dijamin!" tegasnya.

"Sampai 2024 itu kita komitmen di situ. (Kalau setelah 2024 tidak mendukung) itu kan karena tidak ada komitmen sampai di situ, tetapi moral kami, otak kami, dalam komitmen kepada pemimpin sebelumnya tetap mendem jero," sambungnya dengan begitu berapi-api.

Lantas apa makna dari kata mendem jero itu? Rupanya hal ini terkait dengan komitmen Partai NasDem dan Anies terhadap program-program kerja Jokowi ke depan. Sebagai informasi, Partai NasDem memang menuai banyak kecaman karena mendukung Anies yang dianggap antitesis Jokowi.

Muncul kekhawatiran bila Anies tak akan melanjutkan program-program yang telah dikerjakan Jokowi sejak tahun 2014 lalu. "Jadi kita tetap hargai seluruh karyanya. Yang baik-baik kita lanjutkan, tidak kita mangkrakkan," terang Gus Choi.

Namun menariknya, Gus Choi kemudian membandingkan sikap mendem jero tersebut dengan sikap Jokowi terhadap pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski kerap mengaku sahabat Jokowi, politikus Partai NasDem itu ternyata tanpa ragu mengkritik sang presiden yang dianggap memangkrakkan beberapa program kerja SBY.

"Jokowi saja memangkrakkan ada yang milik SBY kan. Jadi kita lanjutkan yang baik-baik, itu yang namanya kontinuitas, sustainability. Kemudian hal-hal lain kita perbarui, itu kan logis," jelas Gus Choi.

Sementara itu, pengamat komunikasi politik Effendi Gazali juga mengaku heran dengan manuver Partai NasDem yang mengusung Anies kendati masih berkoalisi dengan Jokowi. "Belum pernah terjadi di dunia jangan-jangan, bahwa orang berkoalisi bersama lalu membuat perbedaan. Pada saat masih 24 bulan kurang 17 hari seorang presiden masih memerintah, terus bilang begini, 'Pak Presiden, kami sama-sama dengan Anda sampai 20 Oktober 2024 tetapi sementara itu kami deklarasikan seseorang yang bernama Anies Baswedan'," kata Effendi.

Karena itulah, Effendi menilai rasa gusar PDIP terhadap Partai NasDem merupakan dampak dari manuver pendeklarasian Anies yang dilakukan 3 Oktober 2022 lalu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww