Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
12 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Megawati: Ingat! Tanpa PDIP Jokowi Tidak Bisa jadi Presiden

Megawati: Ingat! Tanpa PDIP Jokowi Tidak Bisa jadi Presiden
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: Istimewa)
Selasa, 10 Januari 2023 18:48 WIB

JAKARTA - Tanpa PDI Perjuangan, Joko Widodo tidak bisa menjadi Presiden RI seperti sekarang. Sebab, syarat legal formal seseorang mencalonkan Presiden RI hanya diusung oleh partai politik sebagaimana tertuang dalam UU Pemilu.

Begitu disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat memberikan pidato di acara puncak HUT PDIP Ke-50 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1).

"Pak Jokowi kalau enggak ada PDI Perjuangan ya kasian dah. Lho, legal formal lho. Mereka jadi presiden enggak ada gini, legal formal, ikutan aturan mainnya," ujar Megawati sambil berkelakar.

Tak hanya Jokowi, Megawati juga menyebut Wakil Presiden Maruf Amin dan Menkopolkam Mahfud MD pun turut direkomendasikan olehnya untuk membantu Presiden Jokowi di pemerintahan.

"Terus saya bilang ke Pak Jokowi, pendampingi Pak Maruf ya. Pak Mahfud jadi begini. Lah mereka ini dulu anak buah ku lho," ungkap Megawati.

Megawati lantas menyinggung penunjukkan dirinya oleh Jokowi sebagai Ketua Pembina Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ia sempat merasa kaget. Namun, Megawati tak mempermasalahkan meski diberi hantaman BPIP, sebab dia tidak ingin mencari kekuasaan.

“Ya udah, saya dikasih BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila). Ya sudah saya kan tidak cari kuasa toh," demikian Megawati.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww