Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
23 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
23 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
23 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
4 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PKB Didorong Tetapkan Capres-Cawapres sebelum Ramadan

PKB Didorong Tetapkan Capres-Cawapres sebelum Ramadan
Waketum PKB Jazilul Fawaid saat diwawancara di Jakarta. (foto: ist./pkb)
Sabtu, 14 Januari 2023 15:29 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Umum PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Jazilul Fawaid dalam rekaman suara yang diterima, Sabtu (14/1/2023), mengungkapkan, ada batasan waktu dari para ulama agar pasangan bakal Capres-Cawapres (calon presiden-calon wakil presiden) segera ditetapkan.

"Para Kyai memberikan limit waktu untuk memutuskan. Kalau bisa ya sebelum Puasa, sebelum Maret berarti ya, paling lambat," kata Jazilul sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: PKB Periksa Layanan Admin BPJS Tidak Jelas ke Calo 

Baca Juga: Penangkapan Farid Cs Sesuai Prosedur, Tapi Polri Tetap Harus Hindari Anggapan 'Kriminalisasi Ulama' 

Menurut pandangan para Kyai, tutur Jazilul, semakin cepat ada keputusan siapa jadi bakal Capres-Cawapres maka akan semakin baik. "Para Kyai ini menjadi Jurkam (juru kampanye). Apa yang mau dijurkam (dikampanyekan, red) kalau belum ada pasangan."

"Nanti bulan Puasa Ramadan itu kan ada kegiatan event keagamaan, nah itu sudah bisa kampanye. Kira-kira begitu," tuturnya.

Baca Juga: Punya Tiket, KIB Didorong Gelar Konvensi Capres-Cawapres 

Baca Juga: Tak Ada Petahana, CSIS Yakin Kepuasan Rakyat Tak Pengaruhi Pilpres 2024 

Sebelumnya, telah digelar Ijtima Ulama Nusantara bertajuk "Ulama Bangkit Bersatu Menjaga Indonesia" di Jakarta, Jumat (13/01/2023).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww