Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
8 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
10 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
11 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
9 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Olympic

Puan Minta Maaf Sempat Cemberut saat Bagikan Kaus ke Warga

Puan Minta Maaf Sempat Cemberut saat Bagikan Kaus ke Warga
Wajah cemberut Puan saat lempar lempar kaos ke warga. (Foto: Tangkap layar Youtube)
Sabtu, 14 Januari 2023 21:12 WIB

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta maaf atas peristiwa yang terjadi saat dirinya membagikan kaus di Pasar Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat pada September 2022 lalu.

Kala itu, viral video singkat yang menampilkan muka tanpa senyum Puan sembari membagikan kaus kepada masyarakat dengan cara dilempar. Hal ini lantas membuatnya banjir kritik karena dinilai cemberut saat bertemu rakyat kecil.

"Saya minta maaf ya untuk kejadian ini," ujar Puan dalam unggahan Instagram pribadinya yang dikutip, Sabtu (14/1). Unggahan itu sendiri berasal dari wawancara dengan salah satu televisi swasta.

Kader PDIP ini menjelaskan bahwa pada saat itu ia tidak kesal ketika bertemu dengan masyarakat. Dia merasa kasihan kepada masyarakat yang kepanasan saat antre ingin mendapatkan kaus dan bersalaman. "Saya bukan marah kepada masyarakat, justru saya kasihan karena mereka sudah menunggu lama dan kepanasan," jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa saat itu stafnya tidak bekerja optimal ketika begitu banyak masyarakat mengerubunginya. Ada yang ingin bersalaman, ada pula yang meminta kaus.

Namun, dengan kejadian tersebut Puan menyadari dirinya harus bisa menjaga sikap. Apalagi, ia adalah pimpinan wakil rakyat yang menjadi sorotan dalam setiap tindakannya. "Yang jelas, ini jadi pelajaran yang tidak boleh terulang. Jadi pemimpin, dalam situasi apapun harus senyum," ungkapnya.

Sebelumnya, video yang merekam peristiwa dan ekspresi wajah Puan saat membagikan kaus itu memang viral di media sosial. Elite PDIP pun langsung memberikan penjelasan. Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan apa yang terjadi terhadap Puan itu bukan karena Puan kesal terhadap warga, melainkan kaget atas tindakan pengawal pribadi (walpri).

Di mana walpri harusnya bertugas mengamankan dirinya bukan memegang kaus yang akan dibagikan. Oleh karenanya, Puan kaget saat turun ke lapangan di Jabar tersebut walpri ternyata ikut memegang kaus yang hendak dibagikan kepada masyarakat.

"Mbak Puan kaget, lho kok kamu yang memegang kaus? Mbak Puan itu nanya, bukan marah. Kok kamu yang pegang kaus? Kan seharusnya bukan kamu. Kamu menjaga tugas walprinya," ujarnya.

"Walpri kan enggak boleh bagi-bagi kaus. Ya dong. Kamu kenapa? kaget mbak Puan gitu loh," sambungnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww