Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
8 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
10 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
11 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
9 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang SEA Games 2023 Kamboja

NOC Indonesia Impresif dengan Persiapan Wushu

NOC Indonesia Impresif dengan Persiapan Wushu
Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari saat mengunjungi pelatnas wushu di Gedung GBK Arena Senayan, Jakarta. (Foto: NOC Indonesia)
Jum'at, 20 Januari 2023 17:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) meninjau pemusatan latihan nasional (pelatnas) wushu di Gedung GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (20/01/2023). Pelatnas ini diadakan dalam rangka persiapan menuju SEA Games 2023 Kamboja dan Asian Games 2022 Hangzhou yang berlangsung tahun ini.

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari impresif dengan persiapan Wushu. Sebagai informasi, Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartanto sudah menggelar pelatnas jangka panjang untuk 17 atlet dari disiplin taulo (seni) dan sanda (tarung) sejak tahun lalu.

“Saya lihat persiapan wushu berjalan baik. Saya yakin ya, apalagi jika melihat dari fasilitasnya. Saya kira kalau besok SEA Games, wushu pasti sudah siap,” kata Okto, sapaan karib Raja Sapta.

“Sebagai Ketua NOC Indonesia, melihat persiapan seperti ini, tadi saya bilang, kalau bisa tampil menjadi juara umum. Di SEA Games akan ada 20 nomor yang dipertandingkan, ya bisalah (amankan 9-10 nomor).”

Okto kembali menekankan SEA Games untuk sekedar menjadi ajang solidaritas negara Asia Tenggara. Untuk cabor wushu, ia mengingatkan acuan utama adalah Asian Games. Apalagi, wushu Tim Indonesia mampu meraih hasil optimal di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, yakni meraih 1 emas, 1 perak, 3 perunggu.

“Jadikan SEA Games sebagai multievent awal untuk mengevaluasi bagaimana program latihan dari atlet-atlet kita. Sebab, jeda SEA Games ke Asian Games ini gak lama, hanya empat bulan. Tantangannya pun tak mudah karena Asian Games selanjutnya diadakan di rumah wushu. Jadi atlet-atlet kita harus menyiapkan fisik dan mental dengan baik,” kata Okto.

Sekretaris Jenderal PB WI Ngatino menjelaskan pihaknya berusaha maksimal untuk memberikan program terbaik bagi atlet-atletnya. Bulan depan, atlet-atlet wushu Tim Indonesia dijadwalkan menjalani training camp di China selama 2,5 bulan.

“Taulo rencananya akan berlatih di Nanjing. Sementara sanda di Hainan. Semoga program ini bisa berjalan karena kami pun masih melihat situasi di China,” kata Ngatino.

“Berbicara target di SEA Games, saya juga sudah tanya pelatih dan manajer, realistis 4 emas dari semua nomor. Saya rasa, semua punya peluang, siapa yang siap mental, itu yang akan menjadi pemenang,” tambahnya.

SEA Games Kamboja akan dipertandingkan 5-17 Mei. Ini adalah kali pertama Land of the Khmer menjadi tuan rumah multievent olahraga kawasan Asia Tenggara yang akan mempertandingkan 36 cabor, 47 disiplin, dan 581 nomor pertandingan.***

wwwwww