Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Olympic

Songsong Masa Depan, Generasi Milenial Didorong Tumbuhkan Nilai Juang Bangsa

Songsong Masa Depan, Generasi Milenial Didorong Tumbuhkan Nilai Juang Bangsa
Sosialisasi penanaman nilai-nilai kejuangan bangsa bagi pelajar di SMAN 4 Kota Pekalongan, Senin (30/1/2023). (Foto: Istimewa)
Senin, 30 Januari 2023 21:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

PEKALONGAN - Sebagai upaya mendorong generasi muda khususnya pelajar untuk selalu menghargai perjuangan dan pengorbanan pahlawan demi mewujudkan kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Dewan Harian Cabang 45 (DHC 45) melakukan roadshow sosialisasi penanaman nilai-nilai kejuangan bangsa di sejumlah sekolah Kota Pekalongan jenjang SMP dan SMA sederajat.

Kepala Badan Kesbangpol, M. Taufiqu Rochman mengatakan, dengan adanya perkembangan IT, perlu diwaspadai sebab ibarat dua mata pisau, di satu sisi bisa memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan generasi muda meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing.

Namun disisi lain, informasi yang bersifat destruktif mulai dari narkoba, pornografi, pergaulan bebas hingga radikalisme dari teroris juga masuk dengan mudahnya apabila mereka tidak membendung dengan filter ilmu pengetahun dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

“Kita berharap anak-anak kita generasi penerus jangan sampai melupakan sejarah, terkait perjuangan bangsa kita, khususnya kegiatan perjuangan yang dilaksanakan di kota Pekalongan sehingga tumbuh nasionalisme, jadi mereka tahu ternyata tidak semudah itu, apa yang mereka nikmati ini ternyata ada sejarah, bagaimana perjuangan, ketika tahun 1945 proklamasi sampai ada pertempuran oktober disini, kita sampaikan,” terangnya pada kegiatan sosialisasi penanaman nilai-nilai kejuangan bangsa bagi pelajar di SMAN 4 Kota Pekalongan, Senin (30/1/2023).

Dikatakan, Taufiqu kedepan pihaknya akan terus menggelar kegiatan serupa dengan melakukan kolaborasi dengan instansi lain, agar tindakan intoleransi tidak sampai terjadi di kalangan generasi muda Kota Pekalongan

Hadir sebagai narasumber, Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Rizki Aditya, berpesan kepada pelajar untuk menghargai perbedaan yang ada tanpa harus mengkotak-kotakan perbedaan tersebut juga terus menyongsong masa depan Indonesia semakin baik dan maju dengan didasari jiwa nasionalisme tinggi sehingga kedepan mereka dapat memberikan manfaat untuk negara.***

wwwwww