Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Okto Lepas Petinju Tim Indonesia Kejar Poin Olimpiade Paris

Okto Lepas Petinju Tim Indonesia Kejar Poin Olimpiade Paris
Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari bersama Ketua Umum PP Pertina dan Timnas Tinju Indonesia. (Foto: NOC Indonesia)
Selasa, 31 Januari 2023 00:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari melepas petinju Tim Indonesia menuju World Boxing Tour Golden Belt Series yang akan berlangsung di Marrakech, Moroko, 31 Januari-11 Februari. Event ini menjadi salah satu turnamen kualifikasi perburuan poin menuju Olimpiade 2024 Paris.

Okto, sapaan Raja Sapta, memberikan motivasi kepada tujuh petinju yang akan berangkat ke Moroko. Mereka diharapkan dapat menampilkan kemampuan terbaiknya demi mendapatkan tiket tampil di Olimpiade Paris.

“Sebagai Ketua NOC, saya juga memiliki passion tinju. Dengan semangat atlet-atlet kita, tinju tak boleh tanggung-tanggung masuk target Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Tinju harus masuk DBON. Tinju harus membuktikan diri di kualifikasi Olimpiade. Saya yakin, jika sudah bisa tampil di Olimpiade, apalagi dapat medali, saya yakin tinju pasti akan masuk DBON,” kata Okto.

PB Pertina mengirimkan tujuh petinju ke Moroko, dua putri yaitu Israellah B Saweho (48 kg) dan Huswatun Khasanah (63 kg). Lima lainnya adalah petinju putra, yakni Ingatan Illahi (51 kg), Asri Udin (57 kg), Farand Papendang (63,5 kg), Sarohatua L (71 kg), serta Mikhael Muskita (86 kg).

Mereka akan didampingi pelatih asal Kuba, Barbaro Fernandes dan Pelatih lokal Daman Hutauruk dan Puspa bersama Manager Hengky Silatang. Tinju Tim Indonesia akan berangkat ke Moroko malam ini dan baru akan bertanding pada 2 Februari.

“Pertina sengaja membuat acara pelepasan ini karena sudah kewajiban kami untuk melaporkan ke NOC Indonesia segala hal yang menyangkut internasional. Apalagi. Ini kualifikasi Olimpiade. Semoga anak-anak bisa mendapatkan pengalaman bertanding sehingga mental bertandingnya semakin terasah,” kata Ketua PP Pertina, Komarudin Simanjuntak.

Sebagai informasi, 33 negara dipastikan berkompetisi di turnamen ini. Selain Indonesia, ada pula Moroko, Spanyol, Algeria, Rusia, Kuba, Taiwan. Mereka akan bersaing menjadi yang terbaik untuk 13 kelas putra dan 13 putri yang dipertandingkan di event ini. ***

wwwwww