Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
14 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
11 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
19 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Olympic

Dubes: Korban WNI Akibat Gempa Turki Bertambah jadi 10 Orang

Dubes: Korban WNI Akibat Gempa Turki Bertambah jadi 10 Orang
Warga dan petugas mengeluarkan mayat dari reruntuhan bangunan di Adana, Turki, pada 6 Februari 2023 setelah gempa Turki berkekuatan M 7,8. (Foto: AFP)
Selasa, 07 Februari 2023 15:26 WIB

JAKARTA - Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban bencana gempa di Turki bertambah menjadi 10 orang, dengan empat orang sudah dirawat di rumah sakit.

"Total 10 orang (korban terluka), empat sudah dirawat di rumah sakit, enam dievakuasi,” ujar Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal dalam konferensi pers pada Selasa (7/2/2023).

Adapun tiga korban terluka berada di Provinsi Hatay. Mereka mengalami patah tulang, salah satunya patah tulang punggung.

Di samping itu, Dubes Lalu juga mengungkap pihaknya masih mencari sepasang ibu dan anak yang tinggal di Antakya yang belum ditemukan. "Kami masih coba mencari lewat simpul masyarakat dan bekerja sama dengan otoritas setempat," tambah Dubes Lalu.

Gempa berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang Turki pada Senin pagi waktu setempat. Gempa diperkirakan sudah menghancurkan lebih dari 10 ribu bangunan. Mengutip CNN, lebih dari 4.372 orang meninggal dunia di Turki dan Suriah.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Basket, DKI Jakarta
wwwwww