Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Tidak Cuma di Pasar, Kini Beras Murah Ada di Kecamatan se- Kabupaten Batang

Tidak Cuma di Pasar, Kini Beras Murah Ada di Kecamatan se- Kabupaten Batang
(Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat mendistribusikan beras murah. (Foto: Istimewa)
Kamis, 09 Februari 2023 16:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Tidak hanya di Pasar operasi beras murah di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) juga digelar pada 15 Kecamatan di Kabupaten Batang. Operasi pasar untuk mengendalikan inflasi Kabupaten Batang karena harga beras biasa cukup tinggi kisaran harga Rp12.000,00 hingga Rp14.000,00 per kg.

"Iya, pendistribusian beras murah tidak hanya di pasar saja, tetapi ada di 15 Kecamatan untuk menekan harga beras," kata Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat ditemui di Kantor Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (9/2/2023).

Beras dari Bulog dijual dengan harga Rp8.600,00 per kg dan untuk 5 kg dijual dengan harga Rp43.000,00. Kenapa murah disini dibandingkan di pasar, karena di Kecamatan langsung kepada konsumen tidak lewat penjual. Jadi selisih harganya pasti lebih murah sini karena tidak ada biaya operasional.

"Pendistribusian beras murah di 15 Kecamatan sendiri masing-masing Kecamatan mendapatkan 2 ton beras. Melihat antusias masyarakat yang tinggi membeli beras, Pemerintah Daerah merasa lega bisa membantu mengurangi beban ekonomi yang dikeluarkan meskipun hanya sedikit," jelasnya.

Penyaluran di Kecamatan lebih efektif, mengenai masyarakat langsung dalam membantu meringankan membeli kebutuhan pokok dengan melihat antriannya tadi sangat banyak sebelum di buka.

Sementara itu, Warga Desa Kandeman Siru mengatakan, bersyukur bisa membeli beras dengan harga yang murah dari Pemkab Batang. "Kalau biasanya saya beli itu 5 kg beras dijual dengan harga Rp60.000,00 tetapi ini 5 kg beras dijual dengan harga Rp43.000,00 selisihnya sangat lumayan,” ungkapnya.

Kalau dari segi rasanya beras murah ini masih sangat enak. Saya sudah beberapa kali memakan beras ini soalnya untuk keluarga dan hasil nasinya juga pulen. "Semoga pendistribusian beras murah ini selalu ada, karena sangat bermanfaat sekali bisa mengurangi pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan pokok kami," tandasnya.***

wwwwww