Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Presiden UCI Sebut Indonesia dan Asia Miliki Gairah Balap Sepeda Luar Biasa

Presiden UCI Sebut Indonesia dan Asia Miliki Gairah Balap Sepeda Luar Biasa
Presiden UCI, David Lappartient saat berbicara di UCI Sharing Platform dan ACC Congress 2023. (Foto: NOC Indonesia)
Rabu, 01 Maret 2023 21:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUTA - Presiden Union Cycliste Internationale (UCI), David Lappartient memuji perkembangan balap sepeda di Asia, khususnya Indonesia. Menurutnya, gairah dan perkembangan yang ditunjukkan sangatlah luar biasa. Hal itu tak lepas dari kesuksesan Indonesia menggelar tiga event sekaligus di Tanah Air.

Terbaru, Indonesia langsung dipercaya untuk menjadi tuan rumah UCI Sharing Platform dan ACC Congress di Bali Indonesia. Dan di event ini pula, President UCI, David Lappartient datang langsung ke Pulau Dewata.

Sebelumnya, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang sukses menggelar UCI Track Nations Cup 2023. Ajang yang merupakan event pembuka perburuan poin Olimpiade 2024 Paris, di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, mulai 23-26 Februari itu terbilang sukses.

Ditandai dengan banyaknya tim-tim negara peserta yang hadir dalam kejuaraan tersebut, bahkan menambah durasi tinggalnya demi memanfaatkan fasilitas velodrome terbaik di Indonesia tersebut.

Prestasi para pebalap sepeda Indonesia juga terbilang baik dan mengalami kemajuan, terutama pebalap muda. “Indonesia telah memulai sesuatu yang baik,” kata Lappartient mengomentari keaktifan Indonesia dalam mengadakan event-event balap sepeda berskala Asia dan internasional.

“Akar dari balap sepeda ini menjadi booming di seluruh dunia, menjadi besar. Dan kami (UCI) bekerja sama dengan Konfederasi Balap Sepeda Asia (ACC) untuk terus mengembangkan balap sepeda. Kami percaya event balap sepeda harus dapat digelar di mana pun, dan Asia dan Indonesia sangat memiliki passion (gairah) untuk balap sepeda,” ujarnya.

Sementara itu, Vice President ACC, Raja Sapta Oktohari mengatakan mengatakan dua pekan ini memang menjadi momentum paling bersejarah untuk balap sepeda Indonesia. Ia lantas berterima kasih kepada stakeholder olahraga balap sepeda yang telah mendukung perkembangan olahraga kayuh tersebut di Indonesia.

“Terima kasih kepada UCI, ACC, serta Ketua PB ISSI Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mendorong tiada henti perkembangan balap sepeda Indonesia,” kata Okto.

Lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) ini menjelaskan kehadiran UCI Sharing Platform memberikan banyak manfaat, khususnya untuk perkembangan balap sepeda di Indonesia.

“Jadi ada highlight penting yang dibawa UCI. Mereka mengatakan jangan ada lagi event-event yang tidak sesuai standar UCI karena bahaya. Sebab, yang paling utama itu adalah Keamanan, Keselamatan, Kenyamanan. Ini penting, apalagi olahraga komunitas, apalagi tarkam. Ini harus tetap mengikuti standar UCI supaya aman. Ini pelajaran penting bagi kita karena euforia balap sepeda lagi tinggi, jangan sampai kesalahan kecil justru ada yang jadi korban,” tambah Okto. ***

Kategori:Voli, Non Olympic, Bali
wwwwww