Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Voli

Kecewa Gegara Rafael Alun, Jokowi Beri Peringatan Tegas ke Menteri dan Polri

Kecewa Gegara Rafael Alun, Jokowi Beri Peringatan Tegas ke Menteri dan Polri
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Istimewa)
Sabtu, 04 Maret 2023 22:04 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku kecewa dengan kasus yang melibatkan pejabat pemerintah. Hal itu disampaikan merespons heboh gaya hidup hedonisme Rafael Alun Trisambodo, pegawai pajak di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Seperti diketahui, kehebohan berawal dari kasus penganiayaan oleh anak Rafael hingga menarik perhatian publik soal kekayaan Rafael. Jokowi mengatakan, masyarakat pantas kecewa karena pelayanannya dianggap tidak baik dan pegawainya dianggap jemawa serta pamer kekayaan.

"Saya tahu betul, mengikuti kekecewaan masyarakat terhadap aparat kita, aparat pemerintah. Dan hati-hati, tidak hanya urusan pajak dan Bea Cukai, tapi ada kepolisian dan juga aparat hukum lainnya. Terhadap birokrasi yang lainnya," ujar Presiden Jokowi dikutip Sabtu (4/3/2023).

"Dan kalau seperti itu, ya, kalau menurut saya pantas rakyat kecewa karena pelayanannya dianggap tidak baik, kemudian aparatnya perilakunya jumawa dan pamer kuasa, kemudian pamer kekayaan, hedonis," lanjutnya.

Oleh karena itu, Jokowi meminta langsung kepada Menteri Keuangan untuk menjelaskan dengan detail perihal masalah ini. Presiden juga memerintahkan kepada seluruh Menteri dan Kepala Lembaga untuk mendisiplinkan jajaran di bawahnya.

Perintah Jokowi itu pun berlaku untuk TNI dan Polri, serta Kejaksaan Agung. "Sekali lagi saya ingin tekankan jangan, supaya ditekankan kepada kita kepada bawahan kita jangan pamer kekuasaan, jangan pamer kekayaan, apalagi sampai dipajang-pajang di IG (Instagram), di media sosial. Kalau aparat birokrasi sangat sangat tidak pantas," tegas Jokowi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww