Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
17 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
17 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Ekonomi

PLTU Batang Raih Penghargaan dari Penjamin Infrastruktur Indonesia

PLTU Batang Raih Penghargaan dari Penjamin Infrastruktur Indonesia
PT Bhimasena Power Indonesia. (Foto: Tempo)
Sabtu, 04 Maret 2023 22:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pengembang proyek pembangkit listrik tenaga uap berkapasitas 2 X 1.000 megawatt di Batang, Jawa Tengah, meraih penghargaan "The Best Support of Innovative Financing Ecosystem" dari PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII).

Direktur Keuangan PT BPI Jacqueline Kurniawan dalam keterangan tertulis di Batang, Sabtu (4/3/2023), mengatakan, penghargaan tersebut didasarkan atas beragam dukungan, kerja sama, kontribusi, dan sinergi yang dilakukan oleh perusahaan bersama PII dalam pembangunan PLTU Jawa Tengah. "Kami sampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan dari PT Penjamin Infrastruktur Indonesia pada BPI," kata Jacqueline Kurniawan.

Menurut dia, penghargaan ini sebagai wujud sinergi antara BPI dengan mitra strategis untuk mengembangkan infrastruktur ketenagalistrikan. Hal itu sejalan dengan visi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi, serta mendukung perkembangan pembangunan nasional dan masyarakat di Indonesia.

Jacqueline Kurniawan mengatakan kerja sama pembiayaan dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), BPI, dan PII memiliki semangat yang sama untuk berkomitmen mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat yang diwujudkan melalui tanggung jawab sosial perusahaan. Sejak 2012, kata dia, BPI dan PII telah berkolaborasi menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan dan berkelanjutan hingga sekarang ini.

Pada 2022, PII bersinergi dengan BPI dengan memberikan bantuan dukungan kewirausahaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berasal dari mantan pekerja konstruksi PLTU Batang dan disaksikan oleh Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.

Penghargaan "The Best Support of Innovative Financing Ecosystem" dari PT Penjamin Infrastruktur Indonesia yang diterima oleh BPI adalah penghargaan kategori badan usaha pelaksana (BUP) dalam proyek skema KBPU-PLTU Batang 2 x 1.000 megawatt.***

wwwwww