Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
11 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
12 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
15 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Basket

Mohamed Aboutrika Legendaris Sepakbola Mesir: Indonesia Terhormat, FIFA Memalukan!

Mohamed Aboutrika Legendaris Sepakbola Mesir: Indonesia Terhormat, FIFA Memalukan!
Mohamed Aboutrika mengkritik FIFA yang membatalkan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. (AFP PHOTO / Chris Stein)
Senin, 03 April 2023 22:02 WIB
JAKARTA - Legenda timnas Mesir Mohamed Aboutrika memuji Indonesia yang baru saja dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 dan menghujat keputusan FIFA.

Aboutrika yang selalu gencar mengkritik 'standar ganda' FIFA memberi respons setelah Indonesia kehilangan status sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Eks pemain yang memiliki 100 caps dan 38 gol untuk timnas Mesir itu memuji suara-suara penolakan terhadap timnas Israel yang muncul di Indonesia. "Sebuah sikap terhormat dan kuat dari Indonesia yang patut disyukuri. Sementara untuk FIFA, jika Anda tidak malu, lakukan apapun yang kalian mau," ujar Aboutrika melalui Twitter dikutip dari Al Jazeera.

Aboutrika kemudian mengkritik standar ganda yang digunakan FIFA, terutama ketika menghukum Rusia saat invasi ke Ukraina, namun tidak pernah menghukum Israel meski terus menyerang Palestina.

"Entitas Zionis adalah epidemi dunia, penjajah yang harus diboikot dan ditolak oleh semua orang. Standar ganda di FIFA itu masih lazim terjadi dan itu tidak mengherankan," tulis Aboutrika.

Aboutrika tidak setengah-setengah dalam membela Palestina. Mantan pemain Al Ahly itu bersuara dengan lantang saat FIFA menghukum tim nasional dan klub-klub asal Rusia menyusul invasi ke Ukraina.

"Keputusan penangguhan klub dan timnas sepak bola Rusia dari semua kompetisi seharusnya dibarengi dengan larangan serupa terhadap Israel," kata Aboutrika dalam wawancara dengan Quds News Network dikutip dari Palestine Chronicle.

"Seperti yang sudah diketahui, Israel membunuh anak-anak dan wanita di Palestina selama bertahun-tahun. Kalian memakai standar ganda!" sambung Aboutrika.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Basket, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww