Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Voli

ASN Diminta Cerdas Kendalikan Inflasi

ASN Diminta Cerdas Kendalikan Inflasi
Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono dalam webinar 'ASN Cerdas, Kenali dan Kendalikan Inflasi', Rabu, 12 April 2023. (foto: ist./kemendagri)
Rabu, 12 April 2023 19:27 WIB
JAKARTA - BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) bekerjasama dengan Biro Kepegawaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar webinar 'ASN Cerdas, Kenali dan Kendalikan Inflasi', Rabu (12/4/2023). Webinar ini turut diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemendagri dan pemerintah daerah (Pemda) secara virtual.

Dalam sambutannya membuka acara, Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono berharap, digelarnya webinar tersebut mampu menambah pengetahuan baru bagi ASN, terutama mengenai isu-isu aktual seperti pengendalian inflasi. Apalagi, kata dia, pengendalian inflasi saat ini tengah menjadi fokus utama pemerintah.

Setiap Senin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah. Rakor tersebut digelar berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Sugeng, setiap Senin pula, Mendagri akan menyampaikan data terkini mengenai inflasi di daerah, baik yang mengalami inflasi tinggi maupun rendah.

"Ini untuk memastikan bahwa inflasi tetap terkendali. Supaya kenaikan harga barang/jasa untuk yang terus-menerus untuk jangka waktu tertentu tidak perlu terjadi. Dan kalau terjadi di suatu titik maka kita harus mengenali apa penyebabnya," ujar Sugeng.

Sugeng melanjutkan, Rakor tersebut turut melibatkan berbagai pihak, seperti dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), serta Badan Pusat Statistik (BPS). Di samping itu, Rakor ini juga mengundang aparat penegak hukum, seperti TNI/Polri, hingga Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurut Sugeng, adanya Rakor tersebut menujukkan komitmen kuat pemerintah dalam mengendalikan inflasi. Pengendalian tersebut dinilai sangat penting, apalagi memasuki perayaan hari besar keagamaan seperti Idulfitri. Pada momen tersebut, sejumlah harga komoditas berpotensi mengalami kenaikan.

Di lain sisi, Sugeng juga menekankan pengendalian inflasi menjadi hal yang krusial. Sebab jika tidak dilakukan dengan cermat dan hati-hati diyakini akan berdampak pada meluasnya krisis yang mengakibatkan kerugian besar. Hal ini pula yang terjadi di sejumlah negara.

"Pada posisi seperti ini, maka ternyata inflasi tidak hanya sekadar menjadi isu ekonomi, tetapi bisa merembet kepada masalah sosial, masalah politik, bahkan bisa menjadi masalah nasional yang berdimensi ke mana-mana," tambah Sugeng.

Dirinya berharap, dampak inflasi tersebut tidak terjadi di Indonesia, baik di provinsi, kabupaten/kota. Karenanya, Sugeng optimistis dengan upaya pemerintah dalam mengatasi inflasi. Upaya itu diharapkan dapat menjadikan inflasi di Indonesia terkendali sesuai dengan yang ditargetkan.

Sebagai informasi, webinar kali ini turut mengundang narasumber ahli di bidangnya, yakni Ekonom Ahli Senior Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Grup Sektoral dan Regional Bank Indonesia M. Abdul Majid Ikram.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww