Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Olympic

Uang Hasil Jual Ban Truk Dibuat Judi Online, Supir Truk Ini Disidang di PN Batang

Uang Hasil Jual Ban Truk Dibuat Judi Online, Supir Truk Ini Disidang di PN Batang
Ilustrasi Kantor PN Batang. (Foto: Trie)
Kamis, 04 Mei 2023 13:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Seorang pria berinisial M-R (34 tahun) warga desa Harjosari Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, terpaksa harus berurusan dengan hukum. Kamis (4/5) siang, yang bersangkutan menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batang, atas dugaan kasus penggelapan.

Pria yang berprofesi sebagai sopir truk tersebut, dilaporkan perusahaannya, karena berulangkali telah menjual ban truk yang dikemudikannya. Terakhir, dia menggelapkan 2 unit ban truk dan menjualnya di wilayah Kandeman Batang.

Tersangka diamankan unit 1 Satreskrim Polres Batang, pada bulan Februari lalu, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 372 KUHP.

Direktur PT Sandi Perkasa Jasa, Samuel Andy Atmojo yang beralamat di Surabaya juga hadir sebagai saksi. Saat ditemui di Pengadilan Negeri Batanng, Samuel menjelaskan, kasus ini terpaksa Ia laporkan karena sudah berulangkali dilakukan oleh terdakwa.

"Kasus ini sudah dilakukan pelaku berulang-ulang. Dan sayangnya lago, terdakwa meraup uang puluhan juta dari hasil menjual ban tapi hanya untuk foya-foya dan judi online," ujarnya.

Menurutnya, sudah ada 7 ban truk yang dijual terdakwa, dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. "Sebenarnya kasihan, tapi karena terdakwa menjual ban hanya untuk foya-foya dan judi online, terpaksa kita pidanakan," tandasnya

Andy menuturkan, tindakan hukum yang Ia tempuh juga sebagai peringatan sopir-sopir yang lain.***

wwwwww