Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Olympic

Motif David Yulianto Koboi Jalanan Aniaya Sopir Taksi Online, Sempat Sembunyi di Apartemen Setelah Viral

Motif David Yulianto Koboi Jalanan Aniaya Sopir Taksi Online, Sempat Sembunyi di Apartemen Setelah Viral
David Yulianto koboi jalanan yang aniaya sopir taksi online (Merdeka.com)
Sabtu, 06 Mei 2023 09:29 WIB

JAKARTA - Motif Koboi Jalanan David Yulianto aniaya sopir taksi daring terungkap. Polisi menyebut, tersangka tak terima disalip saat berkendara di Tol Dalam Kota kawasan Tomang, Jakarta Barat, pada Kamis 4 Mei 2023 sekira pukul 23.26 WIB.

"Dimana motif didalami karena yang bersangkutan tidak berkenan tersinggung pada saat terjadinya serempet kendaraan tersebut," kata Kanit 1 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Emil kepada wartawan, Jumat (5/5/2023).

Emil menerangkan, pihaknya langsung bergerak ketika video penganiayaan viral di media sosial. Sosok pelaku pun teridentifikasi bersembunyi di Apartemen M Town Residence, Serpong.

"Kami coba mencari siapa pelaku. Akhirnya kita temukan di daerah Tower Serpong," ujar dia.

Dalam kasus ini, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti antara lain plat nomor dinas Polri 10011 VII yang dipalsukan dan pistol berjenus air softgun.

"1 pucuk senjata pistol airsoft yang digunakan saat yang bersangkutan coba nakut-nakuti korban. Terakhir plat dinas nomor 10011 VII, dab unit mobil Mazda 6 dengan Nopol D 1662 PY warna abu-abu metalic," ujar dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww