Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Voli

Atlet ASEAN Para Games 2023 Kamboja Diminta Berjuang Maksimal Untuk Bekal Menuju Paralimpiade 2024 Paris

Atlet ASEAN Para Games 2023 Kamboja Diminta Berjuang Maksimal Untuk Bekal Menuju Paralimpiade 2024 Paris
Salah satu atlet mencium bendera Merah Putih pada acara pelepasan Kontingen Indonesia ASEAN Para Games 2023 Kamboja. (Foto: Humas Kemenpora)
Senin, 29 Mei 2023 19:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo ingin para atlet paralimpik Indonesia yang berjuang di ASEAN Para Games 2023 Kamboja bisa menuai prestasi terbaik sebagai bekal menuju Asian Para Games Hangzhou dan Paralimpiade 2024 Paris.

"Paradigma prestasi olahraga nasional memiliki target prestasi pada Paralimpic atau Paralimpiade. Artinya multieven Asean Para Games dan Asian Para Games kita jadikan sebagai target antara menuju paralimpiade mendatang," kata Menpora Dito usai mengukuhkan dan melepas Kontingen Indonesia ASEAN Para Games (APG) XII 2023 Kamboja di Balai Kota Surakarta, Senin (29/5/2023) siang.

Menurut Menpora, hasil dari prestasi di Asean dan Asian Para Games akan menjadi faktor penentu dan tolak ukur untuk bisa melangkah ke even tertinggi paralimpiade.

"Maka berjuanglah, bertandinglah semaksimal mungkin menjunjung tinggi sportivitas. Karena hasil Asean dan Asian Para Games dapat menjadi tolak ukur untuk perjuangan menuju paralimpiade mendatang," ujar Menpora Dito.

Menpora menilai sepanjang sejarah Indonesia, kontingen APG selalu membanggakan. Jadi, setiap Asean Para Games Indonesia memiliki target untuk selalu juara umum.

"Pengalaman SEA Games Kamboja memang tuan rumah banyak ketidakadilan, tapi saya sudah sampaikan itu tidak menyurutkan semangat kita untuk tetap berjuang semoga semangatnya jadi lebih tinggi. Persiapan pelaksanaan APG ini Kamboja banyak meminjam aset dan peralatan dari Indonesia karena memang Indonesia dinilai menjadi negara yang paling siap dalam pengembangan atlet difabel," tuturnya. ***

wwwwww