Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
8 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
12 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
9 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Medina Harus Akui Keunggulan Vo Thi Kim Phung dalam Duel Meet Internasional JAPFA Chess Festival 2024

Medina Harus Akui Keunggulan Vo Thi Kim Phung dalam Duel Meet Internasional JAPFA Chess Festival 2024
WGM Medina Warda Aulia saat menghadapi WGM Vo Thi Kim Phung di JAPFA Chess Festival 2024. (Gonews.co Group)
Selasa, 20 Agustus 2024 20:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pecatur Indonesia WGM Medina Warda Aulia harus mengakui keunggulan pecatur Vietnam, WGM Vo Thi Kim Phung dalam duel meet internasional JAPFA Chess Festival 2024. Dari 10 babak yang dimainkan, Medina kalah 3 VP-7 VP.

“Saya memang sempat unggul dalam beberapa babak tetapi sering blunder. Lawan bermain dalam pembukaan Prancis yang memang andalan saya, namun dia banyak varian langkahnya,” kata Medina, panggilan karibnya, kepada wartawan usai pertandingan.

Bagi Medina, Vo Thi Kim Phun bukan lawan baru. Keduanya pernah bertemu dalam dua pertandingan yang berakhir dengan imbang. Kali ini, Medina tidak bisa tampil maksimal. Selain fokus tesis untuk ambil gelar S1 jurusan kebijakan publik di Universitas Indonesia (UI), dia juga terserang flu saat bertanding.

“Saya tidak mau menjadikan alasan tesis atau terserang flu. Yang pasti, saya dapat banyak Pelajaran dari duel meet internasional JAPFA Chess Festival 2024,” jelasnya.

Dari 10 babak yang dimainkan itu, Medina hanya mampu meraih satu kemenangan atas Vo Thi Kim Phung pada babak ke delapan yang mempertandingkan Rapid Chess (catur cepat) di Gedung Wisma Serbaguna Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Secara keseluruhan dalam 10 babak yang mempertandingkan match blitz (kilat), match standard (klasik) dan match rapid (cepat), meraih satu kemenangan, 4 remis dan 5 kali kalah.

Sebagai juara,  Vo Thi Kim Phung meraih hadiah sebesar 1.500 dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan Media harus puas mengantongi 1.000 dolar AS.

GoNews.co Retno Artsanti Alif didampingi
Retno Artsanti Alif didampingi Merry Damayanti saat menyerahkan hadiah kepada WGM Medina Warda Aulia dan WGM Vo Thi Kim Phung. (Ist)

Hadiah diserahkan oleh Retno Artsanti Alif, Head of Social Investment & Corporate Communication PT JAPFA Comfeed Indonesia dengan didampingi Merry Damayanti, Social Investment JAPFA.

Sementara itu pada kategori open, sampai Senin malam, pecatur muda Indonesia, IM Yoseph Theolifus Taher kembali mengambil alih pimpinan klasemen sementara dengan 4,5 VP setelah pemain Kalimantan Tengah ini sukses mengalahkan Marzuki Tarigan dari Aceh di babak kelima.

Selain Yoseph, ada sembilan pecatur lain yang juga meraih 4,5 VP, yakni IM Moh Ervan dari Jatim, NM Hudallah (Jateng), FM Kapriaga (Babel), NM Iqra Moesa Putra (Kaltim), GM Novendra Priasmoro (Jakarta), IM Irwanto Sadikin (Jabar), FM Hamdani Rudin (Jabar), NM Zacky Dhiaulhaq (Sulteng), dan NM Izhar Bafadhal (Jambi).

Untuk Kategori Senior Putri, WCM Theodora P Walukow masih memimpin dengan meraih nilai sempurna, 5 VP, dari lima babak yang telah dimainkan. Pada babak kelima, Theodora yang berasal dari Jakarta, menghentikan perlawanan WNM Evi Yuli Ana. Posisi kedua dan ketiga di kategori ini ditempati oleh Evi Yuli Ana dengan 3,5 VP dan WFM Vina Lestari Baiq dari NTB. ***

wwwwww