Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Tak Terkalahkan, Yoseph Taher Juarai JAPFA Chess Festival 2024

Tak Terkalahkan, Yoseph Taher Juarai JAPFA Chess Festival 2024
IM Yoseph Taher (gunakan kaos). (Ist)
Kamis, 22 Agustus 2024 00:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - IM Yoseph Taher tampil tanpa terkalahkan dan menjuarai kategori Open JAPFA Chess Festival 2024. Pecatur asal Kalimantan Tengah (Kalteng) mengumpulkan 8 VP (Victory Poin).

Poin yang diraih Yoseph ini sama seperti IM Nayaka Budhidharma asal Jawa Timur (Jatim). Hanya, Yoseph unggul solkof dari Nayaka yang harus puas dengan posisi runner up.

Untuk menjuarai catur klasik ini, Yoseph harus menunggunya hingga babak pamungkas atau kesembilan yang digelar di Wisma Serbaguna Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2024). Di babak itu, ia bertemu FM Hamdani Rudin dari Jawa Barat.

Babak ini juga jadi penentu bagi keduanya. Sebelum laga dimulai, Yoseph masih mengumpulkan 7,5 poin, sedangkan Hamdani meraih 7 poin. Dalam pertarungan ketat berlangsung 3,5 jam, Yoseph dan Hamdani sepakat untuk mengakhiri pertandingan dengan hasil draw.

Dengan demikian, Yoseph menambah 0,5 poin jadi 8, sementara Hamdani mendapat 0,5 jadi 7,5 poin. Di klasemen akhir, Hamdani menempati posisi empat, di bawah rekan satu daerah M Ariel dengan koleksi sama, 7,5 poin namun unggul solkof.

Perolehan Hamdani lebih baik dari FM Rian Kapriaga asal Bangka Belitung yang membukukan poin akhir 7 di peringkat kelima dan GM Novendra Priasmoro (DKI Jakarta) dengan 7 poin di urutan keenam.

Bagi Yoseph Taher, raihan juara sudah sesuai target yang diusung sebelum berlaga di turnamen catur JAPFA. Ia juga merasa puas atas hasil yang direngkuh, namun kurang puas dengan beberapa performa.

“Saya cukup puas, tapi masih banyak yang harus dievaluasi karena kurang sabar. Opening juga masih ada yang kurang. Selain menjaga stamina, karena satu babak rata-rata main 3,5 jam. Sabar, stamina cukup, persiapan ada, sehingga akhirnya bisa jadi juara,” kata Yoseph usai pertandingan.

Setelah ini, Yoseph masih akan tampil di kategori catur rapid (cepat) dan blitz (kilat) yang akan dimainkan pada Kamis (22/8) dan Jumat (23/8/2024).

Terlepas dari dua kategori itu, Yoseph mengaku raihan juara di catur klasik tersebut jadi motivasi sebelum tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh - Sumatera Utara pada 8-20 September mendatang.

"Ini sebagai motivasi untuk terus naik level. Masih ada turnamen berikutnya yang lebih tinggi, contohnya PON. Di PON saya main beregu, target minimal meraih medali emas," ungkap pecatur 25 tahun ini. ***

wwwwww