Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Penjaga Gawang Persik Kediri Leo Navacchio Kaget Persaingan di Liga 1

Penjaga Gawang Persik Kediri Leo Navacchio Kaget Persaingan di Liga 1
Kiper Persik Kediri Leo Navacchio/ (Dok.ligaindonesiabaru)
Kamis, 05 September 2024 18:51 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
KEDIRI - Sempat kebobolan 3 gol di laga pembuka, penjaga gawang Persik Kediri, Leonardo Navacchio sukses membukukan 2 cleansheet di 2 laga berikutnya. Penjaga gawang asal Brasil ini pun mengaku cukup kaget dengan persaingan di kasta tertinggi sepak bola di Indonesia.

"Sebagai penjaga gawang, tentu saya senang dengan catatan 2 laga terakhir tanpa kebobolan. Meskipun secara keseluruhan kami hanya mampu meraih poin penuh di 1 laga. Tetapi setelah kalah di laga pembuka, tentu hasil ini sangat positif dan semua berkat kerja keras seluruh tim," ungkap pemain yang musim lalu merumput di Liga Portugal ini.

Diakuinya, BRI Liga 1 juga sangat kompetitif dan seluruh tim dapat saling mengalahkan. "Tidak ada jaminan tim dengan peringkat lebih baik akan mudah memenangkan pertandingan, saya cukup kaget karena persaingan sangat ketat. Kami harus terus bekerja keras sepanjang musim untuk mewujudkan target memperbaiki posisi di klasemen akhir nantinya," beber kiper 32 tahun ini.

Ayah dari 1 putri ini pun menyebut perubahan regulasi terkait pemain asing musim ini semakin meningkatkan kualitas individu setiap pemainnya.

"Tidak ada jaminan juga pemain asing akan selalu dimainkan, karena secara regulasi pun hanya 6 dari 8 yang bisa bermain. Selain itu saya melihat para pemain lokal pun sangat terpacu untuk meningkatkan kualitasnya dan ini sangat bagus untuk perkembangan sepak bola Indonesia," pungkasnya. ***

wwwwww