Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Kriminal

Anggota Komisi VII DPR Mukhtarudin Dorong Penguatan Manufaktur Nasional

Anggota Komisi VII DPR Mukhtarudin Dorong Penguatan Manufaktur Nasional
Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin. (Ist)
Selasa, 10 September 2024 20:28 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar Bidang Industri dan Pembangunan (Inbang) DPR RI Mukhtarudin berharap target pertumbuhan ekonomi 5,3–5,6 persen pada tahun 2025 tercapai.

Harapan tersebut sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 yakni 'Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan'. Oleh karena itu, ia mendorong agar pemerintah fokus pada penguatan dan percepatan eksplorasi jasa industri guna memperkuat manufaktur nasional.

"Karena sektor jasa industri ini punya peran strategis dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan manufaktur nasional," ujar Mukhtarudin kepada wartawan di kantornya, Selasa (10/9).

Anggota Komisi VII DPR RI ini berharap agar Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terkait pengembangan jasa industri untuk mendukung kebijakan industrialisasi berbasis hilirisasi industri.

"Saya kira jasa industri ini faktor penting bagi pengembangan industri andalan secara efektif, efisien, integratif dan komprehensif," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan sektor jasa industri sangat berperan sebagai enabler pengembangan industri secara efektif dan efisien

"Sektor ini menunjang sektor industri pengolahan, dan memberikan kontribusi terhadap PDB nasional," Agus menuturkan.

Namun, menurutnya Indonesia masih memiliki defisit besar dalam perdagangan jasa industri. Agus juga mengutip data Trademap, pada 2022 Indonesia mengimpor produk jasa sebesar 43 miliar dolar AS, dengan 600 juta dolar AS di antaranya berasal dari kategori perawatan dan reparasi.

Di sisi lain, ekspor produk jasa Indonesia hanya mencapai 23 miliar dolar AS, dengan 370 juta dolar AS dari kategori perawatan dan reparasi. "Kita harus membalikkan keadaan ini. Kita harus mencari strategi yang tepat dan cepat (untuk menumbuhkan jasa industri)," Agus menjelaskan.

Agus membeberkan pemerintah telah menetapkan tujuh sasaran program pengembangan jasa industri. "Yang meliputi antara lain tersedianya klasifikasi jasa industri, terpetakannya kontribusi jasa industri dalam PDB nasional, dan meningkatnya infrastruktur pendukung jasa industri," katanya. ***

wwwwww