Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ketua MPR RI Tanggapi Permasalahan Penyelenggaraan PON XXI/2024 Aceh-Sumut

Ketua MPR RI Tanggapi Permasalahan Penyelenggaraan PON XXI/2024 Aceh-Sumut
Bambang Soesatyo. (Ist)
Kamis, 12 September 2024 19:23 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Bambang Soesatyo, menyampaikan tanggapannya terkait sejumlah permasalahan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh- Sumatra Utara (Sumut) yang digelar 8-20 September 2024.

Sejumlah isu, mulai dari infrastruktur, akomodasi, hingga pelayanan kepada atlet dan ofisial, dilaporkan menjadi tantangan serius dalam gelaran olahraga nasional tersebut.

Dalam keterangan resminya, Kamis (12/9/2024), Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), segera berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara PON XXI untuk mendapatkan penjelasan rinci terkait masalah yang muncul.

Bamsoet juga menegaskan pentingnya panitia bertanggung jawab penuh dan mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi kendala tersebut, agar para atlet dan ofisial dapat bertanding dengan optimal di sisa waktu penyelenggaraan.

Selain itu, Ketua MPR mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera melakukan audit anggaran terkait PON XXI. Hal ini menyusul adanya dugaan penyelewengan dana yang diduga menjadi penyebab sejumlah masalah dalam pelaksanaan PON kali ini.

Bamsoet juga mengingatkan Kemenpora, untuk memperketat pengawasan melalui inspektorat, khususnya dalam memastikan kelayakan sarana dan prasarana, serta menjaga kesehatan dan keselamatan atlet selama bertanding di berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Lebih lanjut, Bamsoet mendorong pemerintah untuk memastikan kinerja seluruh cabang olahraga yang berpartisipasi dalam PON XXI dapat ditingkatkan, agar target-target yang telah ditetapkan dalam ajang olahraga terbesar nasional ini dapat tercapai dengan baik.

"PON XXI diharapkan menjadi ajang pembuktian prestasi olahraga nasional, namun permasalahan teknis yang muncul perlu segera ditangani agar penyelenggaraan dapat berlangsung sukses tanpa kendala lebih lanjut," ujar Bamsoet. ***

wwwwww