Rahasia Ruben Onsu dan Sarwendah Bercerai Damai, Kepentingan Anak Jadi Prioritas
![]() |
| Ruben Onsu dan Sarwendah. (Instagram) |
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah yang diputus secara verstek oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berlangsung tenang, tanpa drama dan konflik terbuka. Meskipun Ruben mengajukan gugatan cerai, mantan pasangan ini menunjukkan kematangan dalam menghadapi proses tersebut dengan menjaga komunikasi dan kepentingan anak-anak mereka sebagai prioritas utama.
Dalam sidang yang berlangsung tanpa kehadiran Ruben dan Sarwendah, keduanya memilih untuk tidak hadir secara langsung di pengadilan. Ruben, yang diwakili oleh kuasa hukumnya, tidak mengajukan tuntutan terkait pembagian harta atau hak asuh anak dalam gugatannya. Segala urusan tersebut dibicarakan dan disepakati secara damai di luar persidangan.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan bahwa keduanya telah mencapai kesepakatan mengenai pembagian harta dan pengasuhan anak-anak mereka. "Ruben dan Sarwendah bersepakat mengenai pembagian harta, baik benda bergerak maupun tidak bergerak, termasuk properti dan kendaraan. Selain itu, hak asuh anak-anak juga disepakati berada di tangan Sarwendah," ungkap Chris dalam konferensi pers di Jakarta Selatan.
Kesepakatan tersebut tidak hanya menunjukkan kedewasaan mereka dalam mengakhiri pernikahan, tetapi juga tekad untuk menjaga kenyamanan anak-anak. “Mereka memastikan suasana kondusif agar anak-anak tetap merasa didukung oleh kedua orang tua,” lanjut Chris. Meski secara hukum mereka telah berpisah, Ruben dan Sarwendah tetap menjaga keutuhan hubungan demi anak-anak, menunjukkan bahwa perceraian tidak harus merusak dinamika keluarga.
Sarwendah sendiri menerima putusan pengadilan tanpa rencana untuk mengajukan banding. Dia dan Ruben merasa lega bahwa proses ini bisa diselesaikan dengan baik tanpa ada pertikaian yang merugikan.
Dibalik keputusan Ruben untuk menggugat cerai, terdapat alasan mendalam yang diungkapkan oleh kuasa hukum Sarwendah. "Sarwendah memilih untuk tidak menggugat demi menjaga kehormatan suaminya sebagai kepala keluarga. Ini adalah keputusan bersama, dan fokus utama Sarwendah selama ini adalah mengurus anak-anak,” jelas Chris.
Sumber konflik utama yang mengarah pada perceraian ini diakui adalah ketidakcocokan pandangan antara Ruben dan Sarwendah. Namun, baik Chris maupun kuasa hukum lainnya, Abraham Simon, menegaskan bahwa meskipun perbedaan tersebut cukup signifikan, hal itu tidak pernah berujung pada saling menjatuhkan satu sama lain di hadapan publik atau anak-anak mereka.
Proses perceraian yang berjalan damai ini bisa menjadi contoh bahwa konflik pernikahan tidak harus berakhir dengan permusuhan. Kedua belah pihak mampu menjalin komunikasi yang baik, bahkan di tengah perpisahan, demi kesejahteraan anak-anak dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga mereka. ***
| Kategori | : | Hiburan, DKI Jakarta |













