Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
12 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
16 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Non Olympic

NOC Indonesia Berkomiten Ikut Sukseskan World Pencak Silat Championship 2024

NOC Indonesia Berkomiten Ikut Sukseskan World Pencak Silat Championship 2024
Raja Sapta Oktohari saat berbincang dengan Ketua Harian PB IPSI Benny G Sumarsono dan Sekretaris Jenderal Teddy Suratmadji. (NOC Indonesia)
Senin, 11 November 2024 20:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) terus berusaha supaya pencak silat mendapatkan pengakuan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) sehingga dapat dipertandingkan di Olimpiade dalam waktu dekat.

Salah satu upaya yang dilakukan NOC Indonesia adalah memberikan dukungan kepada Abu Dhabi yang akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024. Dukungan itu diberikan langsung Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari yang didampingi Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UAE) Husin Bagis saat bertemu dengan Dr. Ahmad bin Abdullah Belhoul Al Falasi selaku Menteri Olahraga UAE, Kamis (7/11/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari berterima kasih sekaligus memberikan apresiasi tinggi atas dukungan yang diberikan UAE untuk menjadi tuan rumah World Pencak Silat Championship 2024 sekaligus mempromosikan pencak silat supaya bisa menjadi bagian dari cabang olahraga olimpaide.

“Terima kasih kepada saudara saya, Ambassador Indonesia untuk UAE Ustad Husin dan tentunya Dr. Ahmad bin Abdullah, Menteri Olahraga untuk dukungan yang tak terhingga untuk membuat World Pencak Silat Championship 2024 bisa digelar di Abu Dhabi. Semoga makin banyak kerja sama yang akan dilakukan ke depannya,” ujar Okto.

“Saya juga telah menyampaikan perkembangan persiapan yang telah dilakukan UAE untuk menggelar World Pencak Silat Championship kepada Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (IPSF). Kami NOC Indonesia juga berkomitmen untuk ikut menyukseskan penyelenggaraanya dan semoga pencak silat bisa lebih mendunia ke depannya,” lanjut Okto.

Sepulangnya Okto dari Abu Dhabi, Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Benny G Sumarsono didampingi Sekretaris Jenderal Teddy Suratmadji langsung mendatangi Kantor NOC Indonesia.

Mewakili Presiden IPSF, Prabowo Subianto, keduanya berterima kasih kepada Ketua Umum NOC Indonesia yang berkomitmen untuk World Pencak Silat Championship 2024 yang akan digelar di Abu Dhabi 18-22 Desember mendatang.

“Pertama-tama saya ke sini ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Okto, yang beberapa hari lalu ke Abu Dhabi dan salah satu agendanya membantu melihat persiapan World Pencak Silat Championship 2024,” ujar Benny.

“Rencananya, IPSI (Ikaran Pencak Silat Indonesia) juga akan membuat atraksi pencak silat besar-besaran di Abu Dhabi nanti. Kami akan bawa 100 atlet pencak silat dari Indonesia khusus untuk tampil di World Pencak Silat Championship di Abu Dhabi,” imbuhnya.

Saat ini, lanjut Benny, IPSF juga sedang berusaha mengikuti semua langkah untuk bisa diakui IOC. Salah satunya adalah mendaftar ke WADA (World Anti-Doping Agency) dan mengikuti semua persyaratan yang dibutuhkan.

“Hal pertama untuk diakui oleh IOC, kita harus daftar di WADA dulu, dan ikut apapun peraturannya supaya pencak silat bisa diakui. Langkahnya tidak bisa main-main supaya mimpi pencak silat bisa diakui oleh IOC,” tutup Benny. ***

wwwwww