Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Alan Jose Bernardon Temukan Kebahagiaan Main di Indonesia

Alan Jose Bernardon Temukan Kebahagiaan Main di Indonesia
Kiper PSS Sleman asal Brasil, Alan Jose Bernardon. (dok.ligaindonesiabaru)
Jum'at, 15 November 2024 20:38 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution

SLEMAN – Salah satu rekrutan anyar PSS Sleman di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 adalah penggawa asing berposisi penjaga gawang. Memang, evaluasi dari musim sebelumnya dimana PSS lemah dalam pertahanan membuat manajemen merekrut kiper asing asal Brasil, Alan Jose Bernardon yang diharapkan dapat memberikan kekuatan lebih. 

Dan seperti banyak pemain asing lainnya, Alan Bernardon merasakan faktor bahasa menjadi kendala baginya melakukan komunikasi, baik itu di lapangan maupun di luar lapangan. Kendala bahasa ini yang membuatnya semangat untuk belajar bahasa Indonesia.  

“Hal yang paling penting adalah saya nyaman tinggal di Indonesia. Saya akui kesulitan terbesar saya di awal adalah bahasa. Namun, hal tersebut tidak menjadi masalah karena saat ini saya sedang banyak belajar bahasa Indonesia,” kata Alan Bernardon.

Kedatangan pemain dengan postur dua meter ini pada awalnya mengundang banyak pertanyaan dari suporter PSS. Ini karena Alan belum memiliki jam terbang bermain di Liga Indonesia. 

Berjalannya waktu, Alan berhasil membuktikan dirinya layak mengemban tugas di bawah mistar gawang PSS. Pria kelahiran 32 tahun silam ini mengemas 9 kali penampilan bersama PSS di BRI Liga 1 2024/2025 yang menghantarkan dirinya sebagai pemain terbaik dalam satu pertandingan yang dia lakoni. 

“Saya menemukan kebahagiaan bermain sepak bola di Indonesia. Selain itu, saya juga sangat merasakan dalam kondisi terbaik di negara ini,” ucapnya semringah. 

Dan keberhasilannya terpilih sebagai man of the match di salah satu laga, diakuinya membuat makin semangat.

“Menjadi man of the match pada sebuah pertandingan membuat saya sangat termotivasi. Saya menjadi ingin setiap hari untuk lebih berkembang dan terus berlanjut dalan jangka waktu panjang di sepak bola Indonesia bersama PSS Sleman,” Alan Bernardon menambahkan.

Menjaga konsistensi penampilan di level terbaik bagi Alan adalah menjalani latihan dengan kualitas yang semakin meningkat di setiap hari. Ia mengakui berkat arahan pelatih kiper PSS, hal tersebut bisa ia lakukan dengan lebih baik walau jeda kompetisi sangat panjang.

“Persiapan yang dilakukan dengan intensitas dan keinginan yang sama sejak saya tiba di PSS berlatih bersama pelatih kiper dan jajaran pelatih lainnya. Kehadiran mereka membuat saya semakin siap di setiap hari untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, DI Yogyakarta
wwwwww