Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
24 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
10 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
5 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
23 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Hiburan

Penggemar Keluhkan Harga Tiket Tur Konser My Chemical Romance Mahal

Penggemar Keluhkan Harga Tiket Tur Konser My Chemical Romance Mahal
Grup band My Chemical Romance. (Instagram)
Senin, 18 November 2024 20:33 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Pengumuman tur stadion bertajuk The Black Parade oleh grup band My Chemical Romance disambut antusias penggemar di berbagai belahan dunia. Namun, euforia tersebut diiringi oleh keluhan soal harga tiket yang melambung hingga Rp11 juta, sebagaimana dikutip dari NME pada Jumat 15 November 2024.

Tur yang direncanakan untuk merayakan ulang tahun ke-19 album legendaris mereka ini akan berlangsung pada 2025. Tak hanya menampilkan My Chemical Romance, konser ini juga akan menghadirkan sejumlah musisi sebagai pembuka, termasuk Violent Femmes, 100 Gecs, Wallows, Garbage, Alice Cooper, hingga Evanescence.

Namun, di balik lineup bintang ini, muncul isu terkait penjualan tiket. Di situs resmi Ticketmaster, harga tiket berkisar antara $63,50 hingga $695 (sekitar Rp1 juta - Rp11 juta). Selain itu, penggunaan fitur harga dinamis dan praktik penjualan oleh bot di pasar sekunder menambah keresahan penggemar.

"Sebagai penggemar lama, saya kecewa. Saya ingin mendukung band favorit saya, tetapi harga ini benar-benar tidak masuk akal," ungkap salah seorang penggemar di media sosial X.

Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa harga tiket melonjak hanya dalam satu hari setelah pembukaan penjualan, memunculkan dugaan bahwa fitur harga dinamis mungkin digunakan oleh pihak promotor.

Fitur harga dinamis, yang memungkinkan penyesuaian harga berdasarkan permintaan, menjadi kontroversial dalam industri konser.

Sebelumnya, metode ini juga digunakan dalam penjualan tiket tur Oasis pada awal tahun, yang memicu kritik serupa.

Oasis sendiri akhirnya merilis pernyataan resmi bahwa mereka tidak akan lagi menggunakan strategi tersebut dalam tur reuni mereka di Amerika Serikat.

Hingga saat ini, pihak My Chemical Romance belum memberikan tanggapan resmi terkait mahalnya tiket konser mereka.

Sementara itu, diskusi soal aksesibilitas konser untuk penggemar lama terus bergulir, mempertanyakan apakah strategi penetapan harga seperti ini merupakan langkah bisnis yang efektif atau justru mengalienasi basis penggemar setia.

Tur The Black Parade tetap menjadi salah satu konser yang paling dinantikan tahun depan, tetapi perdebatan tentang harga tiket menjadi pengingat penting bahwa koneksi emosional dengan penggemar tidak bisa diukur hanya dengan angka. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, DKI Jakarta
wwwwww