Ketua FKDM DKI Inisiasi FGD Bahas Integritas Bawaslu
![]() |
| Ketua FKDM DKI Jakarta, Tobaristani. (Ist) |
Kamis, 21 November 2024 13:15 WIB
Penulis: Riyan
Penulis: Riyan
Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, Tobaristani menginisiasi focus grup discussion (FGD) bertajuk "Integritas Badan Pengawas Pemilu Menuju Pengawasan Partisipatif Pemilihan Tahun 2029.
FGD ini menghadirkan narasumber Dosen Pascasarjana Unindra, Rahmatulloh; anggota Bawaslu DKI Jakarta, Sakhroji; mantan Tim Seleksi Bawaslu, Heri Herdianto. FGD diikuti sejumlah aktivis dan penggiat demokrasi di Jakarta.
Toba mengatakan, FGD ini juga sekaligus bertujuan untuk menyerap masukan sebagai tambahan materi buku yang dibuatnya.
"Buku ini sebetulnya menjadi permintaan dari Pusdiklat Bawaslu RI. Akan ada banyak kluster yang membahas mengenai permasalahan Pemilu," ujarnya, di lokasi acara Gedung Gondangdia Lama, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).
Toba menjelaskan, persoalan integritas sangat penting dalam beragam aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan Pemilu.
"Kalau semua penyelenggara Pemilu punya integritas yang baik, tentu kita akan berharap kualitas yang dihasilkan juga bagus," terangnya.
Menurutnya, agara proses Pemilu berjalan dengan langsung, umum, bebas, rahasia, dan jujur serta adil (Luber dan Jurdil) maka diperlukan penyelenggara dan pengawas yang betul-betul berkompeten dan berintegritas.
"Bawaslu sebagai lembaga pengawas memiliki peran penting agar pelaksanaan pesta demokrasi berlangsung sesuai aturan, tidak ada money politik dan lainnya," ungkapnya.
Ia menambahkan, peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan Pemilik juga harus diakomodir dan dilindungi dengan baik.
"Ini sebagai masukan juga kepada Bawaslu agar masyarakat yang menyampaikan laporan itu percaya diri. Laporan yang sesuai, bukan karena suka dan tidak suka," bebernya.
Ia menegaskan, Bawaslu perlu membuat regulasi agar siapapun mau melaporkan jika ada pelanggaran dengan rasa aman, tanpa takut dikriminalisasi.
"Kalau perlu masyarakat yang melaporkan dan laporannya terbukti benar ini dapat diberikan reward," pungkasnya.
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | KOI, DKI Jakarta |













