Rusia Gunakan Rudal Balistik Antarbenua di Ukraina, Pertama Sejak Invasi Dimulai
![]() |
| Ilustrasi rudal balistik Rusia (Foto: Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS Purchase Licensing Rights) |
Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Udara Ukraina mengungkapkan bahwa rudal tersebut ditembakkan dari wilayah Astrakhan, Rusia, dengan sasaran infrastruktur vital di kota Dnipro. Beberapa jenis rudal lainnya juga diluncurkan dalam serangan itu.
“Ini pertama kalinya Rusia menggunakan rudal balistik antarbenua dalam konflik ini,” ujar pernyataan Angkatan Udara Ukraina yang dikutip dari AFP.
Seorang sumber dari militer Ukraina menegaskan bahwa rudal itu dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir atau konvensional. Namun, dalam serangan ini, rudal tersebut tidak membawa muatan nuklir.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, ketika dimintai komentar mengenai penggunaan rudal balistik ini, memilih untuk tidak memberikan tanggapan. “Saya tidak memiliki komentar apa pun mengenai topik ini,” ujarnya singkat.
Sementara itu, unit pertahanan udara Ukraina melaporkan berhasil menembak jatuh enam rudal dalam serangan tersebut. Namun, tidak disebutkan secara spesifik apakah rudal balistik antarbenua juga termasuk yang ditembak jatuh.
Langkah Rusia ini memicu kekhawatiran baru akan potensi eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang telah merenggut ribuan nyawa. Penggunaan rudal dengan daya jangkau ribuan kilometer dianggap sebagai respons terhadap serangan rudal jarak jauh Ukraina yang didukung Barat. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Basket |













