Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Basket

Rusia Gunakan Rudal Balistik Antarbenua di Ukraina, Pertama Sejak Invasi Dimulai

Rusia Gunakan Rudal Balistik Antarbenua di Ukraina, Pertama Sejak Invasi Dimulai
Ilustrasi rudal balistik Rusia (Foto: Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS Purchase Licensing Rights)
Kamis, 21 November 2024 18:25 WIB
JAKARTA – Konflik antara Rusia dan Ukraina memasuki babak baru setelah Rusia meluncurkan rudal balistik antarbenua ke Ukraina pada Kamis (21/11/2024). Serangan ini merupakan yang pertama kalinya menggunakan senjata strategis tersebut sejak invasi dimulai pada 2022.

Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Udara Ukraina mengungkapkan bahwa rudal tersebut ditembakkan dari wilayah Astrakhan, Rusia, dengan sasaran infrastruktur vital di kota Dnipro. Beberapa jenis rudal lainnya juga diluncurkan dalam serangan itu.

“Ini pertama kalinya Rusia menggunakan rudal balistik antarbenua dalam konflik ini,” ujar pernyataan Angkatan Udara Ukraina yang dikutip dari AFP.

Seorang sumber dari militer Ukraina menegaskan bahwa rudal itu dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir atau konvensional. Namun, dalam serangan ini, rudal tersebut tidak membawa muatan nuklir.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, ketika dimintai komentar mengenai penggunaan rudal balistik ini, memilih untuk tidak memberikan tanggapan. “Saya tidak memiliki komentar apa pun mengenai topik ini,” ujarnya singkat.

Sementara itu, unit pertahanan udara Ukraina melaporkan berhasil menembak jatuh enam rudal dalam serangan tersebut. Namun, tidak disebutkan secara spesifik apakah rudal balistik antarbenua juga termasuk yang ditembak jatuh.

Langkah Rusia ini memicu kekhawatiran baru akan potensi eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang telah merenggut ribuan nyawa. Penggunaan rudal dengan daya jangkau ribuan kilometer dianggap sebagai respons terhadap serangan rudal jarak jauh Ukraina yang didukung Barat. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Basket
wwwwww