Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bukan Jago Kandang! Woodball Indonesia Bersinar di Taiwan Open 2024

Bukan Jago Kandang! Woodball Indonesia Bersinar di Taiwan Open 2024
Tim Woodball Indonesia. (NOC Indonesia)
Selasa, 26 November 2024 17:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -  Indonesia Woodball Association (IWbA) optimistis bisa meningkatkan prestasi dan memperkuat pondasi sebagai cabang olahraga di dalam maupun luar negeri.

Ketua Umum IWbA, Aang Sunadji, mengatakan bahwa Indonesia bermetamorfosis menjadi negara yang memiliki perkembangan cukup pesat untuk olahraga woodball. Hal ini dilihat dari prestasi yang diraih di Taiwan Open International Championship 2024.

Tampil di Beitun Wooden Course, Taichung City, Tim Indonesia Woodball berhasil membawa pulang satu medali emas, satu perak dan satu perunggu. Medali emas diraih Ariska Untung dan Surya Aditya yang turun di nomor Men’s Double Stroke, dan perunggu dari Margo Nugraha dan Komang Sumiasa, sedangkan medali perak diraih Siti masithah dan Febriyanti di Women’s Double Stroke.

Di sisi lain, Surya Aditya menempati peringat ke-4 di nomor Single Stroke Men. Di nomor putri, Febriyanti juga menempati peringkat empat Single Stroke Women dan Siti Mashita yang finis di posisi ke-8.

Ketua Umum IWbA Aang Sunadji menjelaskan bahwa rangkaian prestasi woodball Indonesia meningkat karena peran banyak pihak yang mendukung cabang olahraga ini di Indonesia.

“Woodball Indonesia kian meningkat prestasinya dikarenakan banyak pihak yang mendukung dari berbagai sektor dari pemerintah seperti kementerian pemuda dan olahraga serta pihak swasta ikut mendukung salah satunya seragam para atlet pelatih karya anak bangsa seperti Mills Sport. Termasuk pengurus provinsi yang mencetak atlet terbaik untuk Indonesia,” kata Aang.

Sementara itu, di sela-sela Taiwan Open juga digelar General Assembly Internasional Woodball Federation (IWbF). Salah satu pembahasan adalah untuk mengukuhkan posisi woodball sebagai cabang olahraga yang diakui di internasional, sehingga bisa dimainkan di multievent olahraga dunia.

Seperti diketahui, untuk pertama kalinya woodball akan diperlombakan di SEA Games. Hal ini tentu akan berimbas kepada perjalanan woodball Indonesia di mata dunia.

"Kami optimis, dengan kerja sama solid antara IWbA dengan IWbF, pemerintah, dan sektor swasta, Woodball Indonesia akan terus mencetak prestasi membanggakan di kancah internasional," ucap Aang. ***

wwwwww